Istri Sang Kolonel: Citra Ria 'KDI' Tak Pernah Dinikahi Suami Saya

Istri Sang Kolonel: Citra Ria 'KDI' Tak Pernah Dinikahi Suami Saya

Nugraha - detikHot
Kamis, 09 Jan 2014 19:20 WIB
Istri Sang Kolonel: Citra Ria KDI Tak Pernah Dinikahi Suami Saya
dok dr Iryanti
Jakarta - Citra Ria 'KDI' muncul dengan kisah tentang pernikahannya. Ternyata, semua yang dikisahkannya langsung mendapatkan respons dari pihak yang bersangkutan. Termasuk pengakuannya tentang pernikahannya dengan seorang kolonel, mendapatkan bantahan.

Perempuan yang sebelumnya disebut-sebut oleh Citra, yakni drg. Iryanti Mallarangeng muncul untuk memberikan tanggapan. Yanti yang mengaku sebagai istri sah Kolonel Inf. Yakraman Yagus menegaskan bahwa suaminya tak pernah menikahi Citra.

Sebelumnya, Citra mengaku mendapat perlakuan kekerasan dari sang kolonel. Ia juga menunjukkan foto yang memperlihatkan pernikahan dengan kolonel tersebut. Namun, menurut Yanti, foto tersebut adalah rekayasa. Tak hanya foto, buku nikah yang ada di tangan Citra pun menurutnya palsu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pernikahan itu tidak pernah terjadi, buku nikah palsu itu juga adalah rekayasa," tandas Irianti ketika dikonfirmasi detikHOT.

Yanti pun kemudian berkisah panjang lebar bagaimana awal mula lahirkan foto pernikahan dan buku nikah palsu itu. Menurutnya, suaminya pertama kali berinteraksi dengan Citra sejak diperkenalkan oleh salah seorang bakal calon bupati sebagai pemandu lagu di tempat karaoke.

Setelah itu, Citra pun kenal dengan Yakraman bahkan mengajak untuk membuat sebuah manajemen artis. Menurutnya, karena sang suami ingin mendapat penghasilan tambahan, akhirnya menyetujui ajakan Citra dengan membuat kantor manajemen di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur.

"Dia meminta back up untuk membuat manajemen, harapan dia biar bisa mengangkat dirinya. Saat itu suami saya berpikir, apa salahnya untuk mencoba bisnis baru," kisah Irianti.

Tapi seiring berjalannya waktu, manajemen itu tidak berkembang sehingga merugi sampai akhirnya harus tutup. Setelah itu, Citra pun kembali mengajak Yakraman untuk berbisnis, kali ini kos-kosan.

"Dia minta perjanjian minjam uang Rp 40 juta dengan perjanjian satu tahun setelah dicairkan uang baru dibalikin di tahun berikutnya dengan cara diangsur. Sementara di tahun kedua penghasilan dibagi dua," ungkapnya.

Belum berjalan sempurna, dituturkannya, Citra datang nangis-nangis meminta pertolongan pada Yakraman karena bermasalah dengan salah seorang bupati di Sumatera. Menurutnya, Citra telah dibiayai bupati itu untuk pergi umroh tapi ketahuan istri sang bupati.

Hingga akhirnya ia meminta sang kolonel untuk berakting menjadi suaminya dengan harapan, istri bupati itu tidak menaruh curiga. Berbagai cara pun dilakukan Citra hingga akhirnya ia mengirim uang untuk umroh tersebut ke rekening sang kolonel.

"Segala administrasi diurus semuanya agar istri bupati percaya, dia (Citra) dimintai untuk berfoto keluarga oleh istri bupati. Terbitlah foto itu, karena saat perjanjian itu cuma ditunjukkan ke bupati itu saja, suami saya itu juga percaya," tuturnya.

Sebulan setelah kejadian itu, terbitlah buku nikah mereka, yang tak lain palsu.

"Setelah pulang umroh, suami saya mendapat hidayah, dia membuat komitmen selain dia harus bayar utang itu ke saya. Akhirnya dia jadi patah arang, dicecar terus. Suami saya sampai berbohong harus ke Kamboja. Dia (Citra) sudah mentransfer uang umroh itu ke suami saya agar dipercaya dia sebagai suami seorang kolonel," ungkapnya.

(nu2/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads