Pipik merasa sangat janggal saat berziarah ke makam mendiang suaminya, Ustad Jeffry atau yang akrab dipanggil Uje yang baru saja direnovasi. Ia pun sudah tidak bisa melakukan kontak batin dengan Uje.
Pipik mengungkapkan, biasanya melepas kerinduannya terhadap almarhum dengan memegang tanah di pusara Uje. Namun, kini ia tidak bisa lagi melakukannya karena sudah ditutupi dengan marmer.
"Saya biasa harus duduk di bawah. Meski baju saya harus kotor, saya bisa melakukan kontak batin. Saya bisa menangis," ujarnya saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2013) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Makam Baru Ustad Jeffry
Meski kecewa, Pipik berusaha ikhlas melihat bentuk makam suaminya kini. Ia pun tak mau menyalahkan pihak yang telah melakukan renovasi.
"Ya saya berbaik sangka aja. Yang penting saya dan anak-anak doa saja," tukasnya.
(hkm/mmu)











































