Ratu Elizabeth
|
|
Pada saat itu, ia berada di posisi ketiga dalam antrean untuk menuju tahta, setelah paman dan ayanya. Sang Ratu lahir pukul 02:40 pada tanggal 21 April 1926, setelah ibunya berada dalam persalinan selama 24 jam.
Sesuai adat, Sekretaris Utama Kerajaan Inggris saat itu, Sir William Joynson Hicks turut hadir untuk menyaksikan langusng lahirnya pewaris sejati kerajaan. Kehadirannya untuk memastikan bahwa sang bayi tidak ditukar oleh perampas kekuasaan.
Pangeran Charles
|
|
Proses kelahirannya panjang dan melelahkan. Ratu Elizabeth berada dalam persalinan selama 30 jam dalam persalinan. Bahkan Pangeran Philip menghabiskan waktu untuk bermain squash dan atletik sambil menunggu kelahiran anaknya.
Pangeran Phillip berolahraga karena gugup. Setelah bermain squash, ia sempat berenang di kolam renang Istana. Saat sedang mengeringkan dirinya, seorang penjaga pintu bergegas menghampirinya dengan berita kelahiran Charles.
Duke of Edinburgh ada di sana dengan sebotol sampanye dan buket besar mawar merah dan anyelir, bunga favorit Ratu. Meskipun dalam tradisi Sekretaris Utama kerajaan harus hadir di kamar sebelah untuk menyaksikan lahirnya pewaris tahta, kebiasaan itu ditiadakan untuk Pangeran Charles. Memang, itu adalah pertama kalinya sejak abad ke-18 bahwa tidak pejabat yang hadir.
Ratu terkesan dengan ukuran tangan bayi Charles. "Agak besar dengan jari-jari panjang, cukup tidak seperti saya dan tentunya tidak seperti ayahnya," ucapnyasebelum menambahkan, "Saya masih merasa sulit untuk percaya bahwa saya memiliki bayi saya sendiri."
Sementara itu, di luar Istana banyak orang berteriak: "Kami ingin Philip!" Tapi, dia tidak keluar dan sebagai gantinya mereka menyanyikan lagu pengantar tidur. Itu adalah dorongan menyambut semangat pasca-perang Inggris.
Sesuai adat, lampu air mancur di Trafalgar Squarer berubah menjadi biru untuk sinyal anak laki-laki.
Pangeran William
|
|
Diana, the Princess of Wales, mematahkan tradisi turun-temurun dengan mendatangi rumah sakit untuk proses kelahiran anak pertamanya dibandingkan berada di Istana. Samap seperti the Duchess of Cambridge, Diana juga menghuni kamar Lindo Wing di rumah sakit StβMary Hospital, Paddington.
Pada 21 Jui 1982, Diana melahirkan Pangeran William. Awalnya, Diana menjalani proses dengan normal. Tetapi setelah beberapa jam ia memilih epidural untuk mengurangi rasa sakit.
"Jika pria melahirkan, mungkin mereka hanya akan (mau) punya satu," ujar Diana ketika itu.
Diana awalnya ingin memberi nama anak pertamanya itu Oliver, tetapi Pangeran Charles menyarankan nama Arthur Albert, tetapi kemudian berubah pikiran lagi menjadi William Arthur Philip Louis.
Setelah William lahir, Charles memberi hadiah untuk Diana sebuah kalung berlian dengan lambang hati di bagian tengahnya. Ia juga membelikan perhiasan emas dengan inisial huruf 'W.'
Ketika William lahir, komentar Ratu Elizabeth adalah, "Syukurlah ia tidak memiliki telinga seperti ayahnya."
Kelahiran yang Unik
|
|
Selalu ada elemen menarik dari lahirnya ibunda Ratu Elizabeth. Tak diketahui secara persis dimana dia lahir pada 4 Agustus 1900 silam. Ada yang bilang dia lahir di belakang mobil ambulance, ada juga yang menyebutkan bahwa ia lahir di kediaman orangtuanya dalam kawasan Grosvenor Gardens.
Pengumuman Kelahiran
|
|
Sesaat setelah bayi lahir, surat pengumuman yang ditandatangani oleh dokter yang menangani persalinan, akan segera dibawa oleh petugas kerajaan. Mereka kemudian memajangnya di depan Istana Buckingham dalam hitungan menit.
Meskipun Buckingham Palace dan Clerence House memiliki akun Twitter, namun tradisi tetap dipertahankan. Media sosial digunakan hanya momen menjelang Kate melahirkan, sementara pengumuman jenis kelamin sang royal baby, tetap dilakukan dengan cara yang sama turun-temurun.
Papan pengumuman itu berukuran seperti kertas A4 dengan bingkai berdiri. Ada sejumlah tandatangan tim medis rumah sakit untuk keabsahan pengumuman tersebut. Disertakan juga sedikit pernyataan dari juru bicara keluarga Kerajaan.
Halaman 2 dari 6











































