Marini tak menampik sinetron pada eranya memang menampilkan bumbu klasik. Yakni, adegan percintaan yang dibalut kemewahan.
"Kalau saat itu percintaaan, kehidupan mewah-mewah gitu," ungkapnya kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sinetron tahun 90-an tayangnya kan zamannya weekly, kalau sekarang zamannya stripping," kenangnya.
Marini juga mengungkapkan awal kariernya terjun ke sinetron. Dirinya saat itu masih berusia 18 tahun ketika mengikuti casting sinetron di salah satu stasiun TV.
Singkat cerita, perempuan yang kini membintangi sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' itu mendapat sinetron pertamanya, 'Senja Makin Merah'.
"Baru menyelesaikan bangku sekolah SMA. Dari SMP emang udah ditawarin syuting kalau lagi jalan-jalan di mal sama agensi gitu, tapi sama ayahku nggak dikasih. Terus aku dikontrak Mulitivision sinetron itu," kisahnya.
(kmb/kmb)










































