Akhir Kisah Perseteruan Panjang Ahmad Dhani dan Maia

Akhir Kisah Perseteruan Panjang Ahmad Dhani dan Maia

- detikHot
Selasa, 28 Mei 2013 14:04 WIB
Akhir Kisah Perseteruan Panjang Ahmad Dhani dan Maia
Jakarta - Setelah bertahun-tahun mengukir cerita pahit, perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty tampaknya selesai sampai di sini. Keduanya kini menemui sebuah titik akhir melalui lembaga hukum tertinggi.

"Kami belum mendapat surat resmi. Tapi keputusan ini sudah kami duga dari awal. Mungkin ini cara terakhir, karena dari awal juga anak-anak ditanya, mereka lebih memilih tinggal bersama Mas Dhani," ungkap pengacara Dhani, Teguh Sri Raharjo, Senin (27/5/2013).

Gugatan Maia ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjadi awal dari cerita panjang tersebut. Sejak awal, Dhani memang tak mempermasalahkan permohonan cerai Maia. Namun, ada dua hal yang dianggapnya harus dipertahankan, yakni hak asuh anak dan harta gono-gini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernah gagal mengajukan permohonan untuk dua hal tersebut pada akhir 2011 lalu, Dhani pun mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). Sejauh itu, semua tak lantas semulus yang diharapkan. Setelah PK tersebut, beberapa kejadian penting muncul ke muka publik.

Beberapa hari sejak PK itu, anak tertua mereka, Al tertangkap kamera memegang sebatang rokok dengan sebotol bir di tangan saat menggelar pesta Halloween. Sialnya, foto itu diambil di kediaman Maia di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Kejadian itu membuat Dhani seolah mendapat alasan untuk mengasuh anak-anaknya. Namun, Dhani rupanya terlalu gengsi untuk mengakuinya.

"Sebenarnya kalau hakim memakai itu sebagai bahan untuk peninjauan hukum itu hak dari hakim, tapi kita tak bermaksud begitu," ujar Teguh saat dihubungi setelah peristiwa yang terjadi sekitar November 2011 itu.

Sementara, pihak Maia juga langsung bereaksi terkait kabar tersebut. Ia sampai menggelar jumpa pers untuk memberikan klarifikasi terkait foto-foto Al yang tersebar.

"Al kan jarang ke rumah saya, saya langsung tanya ke dia pertama kali di mana mencobanya karena dia kan tak ada di bawah pengawasan saya," ungkap Maia di Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2011).

Lagi-lagi Dhani memberi alasan, dirinya tak mengizinkan ketiga anaknya tinggal dengan Maia. Menurutnya, Maia tak punya peraturan yang ketat di rumahnya. Dhani juga mengaku akan mengizinkan anak-anaknya datang ke rumah Maia dengan dua syarat.

"Ibunya nggak boleh ngerokok di depan anak-anak. Yang kedua nggak boleh ajarin dugem. Kalau dua itu disetujuinya, saya akan memperbolehkan anak-anak main ke sana kapan saja," tutur Dhani.

Cukup banyak kejadian yang dialami keduanya selama itu. Kini, setelah PK Dhani dikabulkan MA, tampaknya titik akhir cerita sudah tiba.

(nu2/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads