Pada hari Jumat (5/4/2013) setempat, dua anggota Kongres dari Partai Republik untuk Florida Ileana Ros-Lehtinen dan Mario Diaz-Balart dikabarkan mengirim surat kepada Treasury Department's Office of Foreign Assets Control. Mereka ingin mencari informasi mengenai jenis lisensi yang diterima Beyonce dan Jay-Z, untuk tujuan apa, dan siapa yang menyetujui perjalanan tersebut.
Dalam surat yang ditujukan kepada otoritas, dua anggota parlemen menulis, "Industri pariwisata Kuba sepenuhnya dikendalikan negara. Oleh karena itu, dolar AS yang dihabiskan untuk pariwisata Kuba secara langsung mendanai mesin penindasan yang brutal dan menindas rakyat Kuba."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua anggota Kongres itu sendiri berasal dari Florida Selatan, di mana banyak hidup penduduk keturunan Kuba-Amerika. "Kami mewakili masyarakat banyak yang secara pribadi dirugikan oleh kekejaman rezim Castro, termasuk mantan tahanan politik dan keluarga tak berdosa yang dibunuh," tulis mereka.
Menurut Reuters, Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang perjalanan dua penyanyi papan atas AS itu. Seorang juru bicara AS di Interests Section di Havana mengatakan bahwa dia tidak tahu jika pasangan itu memiliki lisensi untuk perjalanan mereka.
Jika Beyonce dan Hay-Z tidak memiliki dokumen yang diperlukan, keduanya mungkin akan didenda.
Beyonce dan Jay-Z melewati ulang tahun pernikahan ke-5 mereka di Kuba pekan lalu. Mereka makan malam di restoran mewah, berjalan-jalan di Old Havana dan foto-foto dengan masyarakat setempat meskipun AS mengembargo negara tersebut. Embargo mencegah warga AS pergi ke Kuba kecuali untuk pertukaran akademis, agama atau budaya.
(ich/ich)











































