Pria kelahiran 10 Mei 1971 itu pun sepertinya tak mau menyerah dengan keadaan. Ia tetap mencoba berjuang untuk bisa berkarier di industri hiburan Tanah Air.
"Awalnya sama aja (banyak hinaan), apalagi orang hamil kalau lihat saya langsung bilang amit-amit cabang bayi," kenangnya saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ucok pun tak menampik, apa yang telah dicapainya saat ini tak jauh dari kata keberuntungan. Tapi ia pun tak mau terlena dengan situasi tersebut.
"Pada dasarnya satu, mungkin hoki, itu udah pasti. Kedua, juga harus punya basic di entertainment," jelasnya.
Kini, ayah dua anak itu tak menutup mata dengan kondisi orang-orang yang punya kekurangan yang sama. Ia pun berencana mendirikan sebuah komunitas untuk menyalurkan bakat-bakat yang mempunyai kekurangan fisik seperti dirinya.
"Saya sebenarnya kepengen kerja. Di Indonesia belum ada. Makanya dulu saya bikin komunitas, sampai 60 orang saya kumpulin," tuturnya.

Sayangnya, rencana itu belum berjalan. Tapi, Ucok tak mau menyerah. "Dulu kita bikin proposal sama pemerintah, tapi begitu saja, didiamkan aja. Mustinya kasihlah pekerjaan. Kita juga manusia, punya nyawa, cuma fisik aja yang kurang. Kalau otak sama," tandasnya.
Punya kekurangan fisik ternyata sempat membuat Ucok marah. Kenapa? Simak terus di detikHOT!
(fk/mmu)











































