Chyntia Maramis menggugat cerai suaminya, Adrian Tapada yang telah hidup bersamanya hampir 10 tahun. Ia pun menuding ayah dari tiga anaknya itu kerap melakukan pelecehan seksual.
Penyanyi era 80-an itu mengaku akan melaporkan sang suami ke polisi. Namun, untuk sementara ia tampaknya hanya ingin fokus menjalani sidang perceraiannya saja.
Chyntia mengungkapkan, pelecehan seksual yang dilakukan suaminya itu terjadi pada pertengahan tahun 2007. Ia juga menambahkan bahwa yang menjadi korban adalah keponakannya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan aku harus atur dengan pengacara. Yang pasti sebelum putusan cerai tanggal 14 Januari. Aku harus fight. Kalau keponakan aku lapor pasti dia akan ditangkap dan dipenjara," tegasnya.
Namun, hingga saat ini tudingan tersebut belum bisa dibuktikannya. Pihak Adrian juga membantah telah melakukan pelecehan seksual.
Chyntia menikah pada Januari 2003. Dari pernikahan itu keduanya dikaruniai tiga orang anak, Samuel, Joseph dan Avraham yang kini usianya masih di bawah 10 tahun.
(nu2/mmu)










































