Hal tersebut diungkapkannya saat melapor ke Polda Metro Jaya, Selasa (21/8/2012). Beruntung penyerbuan itu tak berujung kepada tindak anarkis.
"Mereka tiba-tiba datang ke rumah saya. Saya punya istri dan anak, kalau mereka melihat ini semua, bagaimana perasaan mereka," tutur Shandy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Shandy mengaku tak tahu menahu dengan masalah tersebut. Ia pun menuduh penipuan itu dilakukan oleh bawahannya, Cici.
"Cici sudah kami laporkan, tinggal ikuti saja proses hukum. Kalau ada yang datang ke rumah klien kami, itu persoalannya sudah melebar," ujar kuasa hukum Shandy, M Ridwan.
(nu2/nu2)











































