Menurut psikolog seks Dr Andri Wanananda, identitas seksual seseorang tak berkaitan dengan profesi melainkan lebih ke faktor genetik.
"Dia seperti itu (gay) bisa saja genetis," tuturnya kepada detikHOT beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andri, seorang anak lelaki lumrahnya mengidolakan ibunya, yang konteksnya merupakan lawan jenis.
"Maksudnya genetis adalah saat anak identifikasinya terbalik. Seharusnya seorang anak pria mengidolakan ibunya karena anak pria mencari pasangan seperti ibunya yaitu lawan jenisnya," paparnya.
"Tapi, kalau yang terbalik adalah seorang anak pria malah mengidolakan ayahnya, yang mencari pasangan seperti ayahnya," tambahnya.
(fkh/mmu)











































