Untuk acara lamaran itu, Anang dan Ashanty menggunakan pakaian yang dirancang khusus oleh perancang busana kenamaan Amy Atmanto. Melihat kemewahan tersebut, mereka pun diperkirakan merogok kocek yang cukup dalam.
Tapi sebaliknya, Anang dan Ashanty dikabarkan tidak mengeluarkan uang sama sekali karena 'sokongan' sponsor yang kuat. Benarkah?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama tidak mengganggu kekhusukan kita (ada sponsor)," tutur Anang usai acara lamaran di Ruang Ceria, Hotel Shangri-La, Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2/2012).
"Ya nggak apa-apa (ada sponsor) kita jadi banyak dapet diskon," tambah Ashanty.
Meski begitu pria asal Jember itu tak mau proses pernikahan dianggap sangat mewah. "Aku enggak mau dinilai seperti itu (mewah). Ya tapi itu terserah, tapi aku nggak nyaman dengan anggapan itu" paparnya.
"Yang kita pikirkan ini kesempatan untuk dua keluarga. Kita enggak ingin semuanya jauh dan mengganggu orang lain tadinya 60-70 orang ternyata 200 orang," tegasnya.
Selain itu pihak Weeding Organizer seperti menutup rapat berapa biaya yang keluarkan oleh Anang dan Ashanty. Tak hanya itu, pihak keluarga juga tak banyak komentar mengenai komersialisasi prosesi pertunangan Anang dan Ashanty.
(fk/hkm)











































