Dokter Pribadi Divonis, Keluarga Michael Jackson Masih Marah

Dokter Pribadi Divonis, Keluarga Michael Jackson Masih Marah

- detikHot
Rabu, 30 Nov 2011 16:08 WIB
Dokter Pribadi Divonis, Keluarga Michael Jackson Masih Marah
Jakarta - Keluarga Michael Jakson mungkin saja sedikit bernafas lega. Dokter pribadi 'The King of Pop' itu Conrad Murray dinyatakan bersalah dalam pengadilan dan diganjar hukuman 4 tahun kurungan penjara.

Namun, seperti dilansir E! Online, Rabu (30/11/2011) pihak keluarga mengaku masih sangat terpukul atas kematian Michael. Sang ibunda Katherine Jakson mengatakan, dirinya hancur karena kehilangan anaknya.

Tak hanya itu, Katherine juga mengatakan keluarga besarnya masih memendam amarah. Mereka kecewa karena telah dikhianati oleh Conrad Murray, sang dokter pribadi Michael yang selama ini mereka percaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang paling menyedihkan adalah ketika Katherine membicarakan soal tiga anak Michael. Prince Michael (Prince), Michael Joseph dan Paris. Mereka sangat terpukul ketika ayahnya itu pergi untuk selamanya.

"Michael Jakson adalah dunia bagi anak-anaknya dan dunia mereka hancur ketika dia (Michael) meninggal," ungkap sebuah sumber.

Masih lekat di ingatan Katherine, malam di rumah sakit ketika Michael dinyatakan meninggal. Paris, puteri pelantun 'Heal the World' itu sangat terpukul hingga mengatakan ingin menyusul ayahnya.

"Paris menangis dan mengatakan, 'aku ingin pergi bersama ayah'," ujar Katherine menirukan lagi ucapan cucunya kala itu.

Conrad Murray dinyatakan terbukti bersalah atas kematian penyanyi yang akrab disapa Jacko itu yang overdosis obat bius propofol. Gara-gara kelalaiannya, ia harus merasakan dinginnya lantai penjara selama 4 tahun dan lisensi medisnya juga terancam dicabut.


(bar/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads