Ariel: Mereka Bersahabat, Tetap Saja Saya Terkekang

Ariel: Mereka Bersahabat, Tetap Saja Saya Terkekang

- detikHot
Kamis, 30 Des 2010 11:14 WIB
Ariel: Mereka Bersahabat, Tetap Saja Saya Terkekang
Bandung - Tinggal di Rutan Kebonwaru Bandung membuat Ariel pun harus bersosialisasi dengan lingkungan tersebut. Ariel mengaku punya banyak sahabat, namun tak dipungkiri jiwanya terkekang.

Ketika berada di sel tunggu Pengadilan Negeri Bandung, Jl LRE Martadinata, Ariel punya begitu banyak kesempatan untuk berbagi kisahnya. Kali ini, Kamis (30/12/2010) Ariel berkisah tentang kondisi di dalam rutan.

Sudah puas dengan fasilitas di rutan?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puaslah, kita juga dalam kondisi tidak boleh meminta banyak.

Bagaimana dengan gizi dari menu yang diberikan di rutan?

Cukup ya. Di sana ada sekitar seribu orang. Dan dengan menu makanan seperti itu, mereka masih hidup sampai sekarang.

Bagaimana Ariel beradaptasi. Apakah ada fans Ariel juga di sana?

Saya hidup di bidang musik dan entertainment sudah lama. Bisa disebut pengemar orang biasa banyak. Saya juga sering bersosialisasi dengan mereka. Jadi tidak mengalami kesulitan di sana. Sejauh ini mereka bisa dibilang sangat bersahabat. Tapi, ya tetap saja (saya) terkekang.

Bagaimana membuat suasana nyaman di rutan?


Harus dari kita sendiri (kenyamanan). Kunjungan juga mengurangilah, ada waktu untuk melepaskan keseharian di sana.

Ada aktivitas lain selain baca buku?


Adalah olahraga. Pas bulan ini ada kompetisi antarblok. Futsal. Ikutan tapi kalah.

Ikut nyumbang gol nggak?


Nggak. Udah lama nggak olahraga.

Ariel kan doyan main game, ada Playstation nggak di sana?


Ada. Tapi nggak ah. Penyembuhan main game. (tertawa)

Kini sidang kembali digelar dengan menghadirkan saksi ahli. Ariel pun membawa psikolog klinis Zoya Amirin, psikolog Universitas Indonesia Thamrin Amal Tamagola dan pakar hukum Jisman Samosir sebagai saksi.
(yla/yla)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads