Buat saya sebagai ibu, saya nggak ada masalah dengan anak-anak. Saya hanya ingin merawat dan memberi yang terbaik bagi masa depan mereka. Saya pasrah, semua adalah rahasia Allah SWT.
Bagaimana tanggapan Ayu atas tudingan menelantarkan anak?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubungan dengan Axel sudah membaik?
Selama ini komunikasi baik. Axel mau pergi dakwah ke Jepang, jadi mubaligh. Sebelumnya dia juga sempat ke India dan Bangladesh. Kemarin juga sempat komunikasi sama Sean, dia minta laptop. Terus saya bilang akan kasih pas hari natal sebagai hadiah. Dia juga saya undang ke rumah untuk lunch christmas. Meskipun kita Islam, tapi itu udah jadi budaya di Finlandia, jadi untuk menghormati neneknya. Setiap tahun kita jalankan kebudayaan itu.
Saat ini Axel, Sean dan Atiq tinggal di mana?
Saat ini mereka masih di rumah Ria (Dwi Ria Latifah, pengacara Axel). Saya tidak bisa memaksakan mereka untuk pulang kalau memang mereka masih mau tinggal di sana.
Kalau sedang kangen dengan anak-anak, apa yang Ayu lakukan?
Ini bukan pertama kalinya saya jauh dari anak-anak. Seperti yang saya bilang tadi, Axel sempat ke India dan Bangladesh selama beberapa bulan. Kalau ingat anak, saya selalu berdoa sama Allah SWT, doa seorang ibu selalu ada di setiap langkah anak-anaknya sejak dalam kandungan. Buat saya, hidup tanpa doa seperti berhenti bernapas. Kalau saya kangen, pasti anak-anak merasakan itu juga karena ikatan ibu dan anak tidak pernah lepas.
Apa hikmah yang bisa diambil Ayu dari permasalahan ini?
Kejadian ini bisa dilihat siapa teman, siapa yang baik, siapa yang berusaha memanfaatkan kesempatan. Tapi saya bisa menghadapi dan menerima ini semua. Anak-anak saya tidak salah. Saya optimis ini akan terselesaikan dengan baik karena ikatan antara ibu dan anak tidak pernah bisa terpisahkan. (ich/ich)











































