Perjuangan Nadine Chandrawinata Hadiri Pidato Obama

Perjuangan Nadine Chandrawinata Hadiri Pidato Obama

- detikHot
Kamis, 11 Nov 2010 15:25 WIB
Perjuangan Nadine Chandrawinata Hadiri Pidato Obama
Jakarta - Artis Nadine Chandrawinata termasuk salah satu undangan yang berkesempatan menghadiri pidato Barrack Obama di Universita Indonesia (UI), Rabu (10/11/2010). Bagaimana ceritanya?

Ditemui detikhot usai acara penutupan program Aku Cinta Indonesia (ACI) detikcom di Aldevco Octagon Building, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2010) Nadine menceritakan perjuangannya untuk bisa bertemu dengan presiden berkulit hitam pertama AS itu.

Nadine mendapatkan kesempatan bertemu Obama karena diundang pihak kedutaan Amerika Serikat. Kebetulan Nadine sudah lama bekerja sama mengampanyekan lingkungan di Wakatobi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rabu pagi sekitar pukul 05.00 WIB Puteri Indonesia 2005 itu sudah standby di Parkir Timur Senayan. Kebetulan semua rombongan dari kedutaan berangkat dari kawasan olahraga itu.

"Saya baru tidur 3 jam. Baru pulang jam 12 malam dari fashion show Anne AvantiΒ  di JCC dan harus bangun jam 5 pagi," ujar Nadine yang mengenakan kaos kasual putih.

Saat itu Nadine tidak sempat berdandan. Rambutnya pun masih dikuncir. Sebanyak 20-an bus berangkat dari Parkir Timur Senayan. Ia tak bisa langsung ke UI karena mobil-mobil tidak diperbolehkan masuk.

Sesampainya di UI, Nadine langsung menempati tempat duduk di Aula UI. Beruntung, ia duduk di bangku yang lumayan dekat dengan Obama. Namun sebelumnya, ia dan rombongan harus melewati 3 kali pemeriksaan.

Nadine sangat merasakan kedisiplinan dari pihak Gedung Putih untuk mengurus orang-orang Indonesia yang ingin menyaksikkan pidato Obama.

"Sangat disiplin, karena kalau dibilang berangkat jam 6 pagi teng, yah berangkat jam segitu. Kalau terlambat ya ditinggal. Ini cara kerja US, Jadi kita ikut-ikutan disiplin sekali. Kita harus pelajari
kedisiplinannya," tuturnya.

Sepanjang pidato Obama, Nadine pun dengan khusyuk mendengarkan. Sayangnya, Nadine tidak sempat berjabat tangan saat Obama turun ke podium dan menyalami penonton.

"Kalau nggak bisa salaman, yah nggak usah saya paksakan. Karena orang-orang kan saya lihat langsung maju ke depan dan ramai banget. Tapi ya sudah melihat langsung saja, sudah beruntung," tandasnya.
(ebi/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads