"Bagaimana pun dia pasti ada rasa rindu sama ibunya. Cuma yah gitu, nggak terlalu digubris," ujar Teuku Rafly, mantan suami Tamara, saat ditemui sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (27/0/2010) malam.
Menurut Rafly, dirinya tidak pernah membatasi akses komunikasi antara sang anak dengan ibunya. Ia juga pernah berusaha menjembatani pertemuan antara Tamara dengan Rasya, namun hasilnya tidak seperti yang diinginkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasca bercerai dari Tamara pada 3 Januari 2007 lalu, hubungan Rafly dengan mantan istrinya kurang terjalin baik. Mereka sering perang kata di media. Namun kini Rafly lebih memilih untuk tenang demi perkembangan mental anaknya yang sudah menginjak bangku SMP itu.
(ich/mmu)











































