Didampingi pengacaranya, pria bernama asli Doalti Jegolti Amer yang biasa disapa Alex itu menggelar jumpa pers di Fountain Park Apartemen, Jl Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2010) malam. Sebelumnya Emma menyebutkan pemicu pertengkaran adalah Alex.
"Saya benar-benar juga bingung. Saya nggak mengenali mereka tapi nama cowoknya itu yang saya tahu, namanya Juan," ujar pria asal Iran itu dengan bahasa Indonesia terbata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adu mulut pun terjadi hingga Alex merasa Juan dan teman-temannya memang sengaja usil mengganggunya. Usai pemukulan, Minggu (24/10/2010) dini hari, Alex pun lapor polisi.
Ia melaporkan Juan dan kedua temannya atas tindak kekerasan. Alex tidak ikut melaporkan Emma karena ketika pemukulan terjadi, ia tidak melihat perempuan yang sempat 14 bulan dipacarinya tersebut. Jika Juan mengaku mengalami kekerasan fisik, begitu pula Alex.
"Saya harus operasi mata dan hidung. Hidung saya pecah, mata saya 41 jahitan," jelasnya.
(yla/yla)











































