"Luna Maya itu sering mengeluhkan banyak kontrak yang diputus. Luna merasa ada pembatalan karena masalah sepihak. Luna seperti menerima hukuman, faktanya belum ada pernyataan bersalah," ujar Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, di Gedung Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/7/2010).
Bukan hanya Luna, Ariel pun merasa banyak mendapat tekanan, terutama akibat pernyataan para pakar soal video pornonya. Gara-gara pendapat pakar tersebut banyak opini yang berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ifdhal pun meminta masyarakat tidak buru-buru menghakimi Luna dan Ariel. Masyarakat harus melihat dulu kinerja polisi agar tidak melanggar hak orang lain.
(eny/eny)











































