"Apa yang dilakukan Ariel ini bukan hanya pada satu wanita saja, ini kan bisa jadi mata pencaharian. Modusnya kita nggak tahu, maksud dan tujuannya," ujar Farhat saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (28/6/2010).
Dalam pandangan Farhat lagi, video porno yang dibuat Ariel itu juga bisa menjadi sarana pemerasan. "Wanita-wanita ini kan bisa diperas Ariel karena Ariel melakukan itu lebih dari sekali," urainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka harus dicekal, kalau nggak nanti bisa lari. Sudah ada indikasi ke situ, melarikan diri," ujarnya lagi.
Farhat berharap kasus Ariel terus diusut polisi. Dengan kondisi masyarakat Indonesia yang cepat lupa dan pemaaf, ia pun berkeyakinan polisi harus mengusut kasus tersebut sampai tuntas.
(eny/eny)











































