Venna Melinda Disebut-sebut Dicalonkan Bupati Blitar

Venna Melinda Disebut-sebut Dicalonkan Bupati Blitar

- detikHot
Sabtu, 10 Apr 2010 11:12 WIB
Venna Melinda Disebut-sebut Dicalonkan Bupati Blitar
Jakarta - Tampaknya bursa calon bupati dan wakil bupati dari Partai Demokrat (PD) Kabupaten Blitar mulai memanas. Pasalnya muncul berbagai isu calon bupati yang akan diusung oleh PD. Salah satunya artis Venna Melinda sekaligus anggota DPR RI.

Meski banyak dibicarakan di kalangan masyarakat, namun beberapa jajaran anggota PD mengaku belum mendengar adanya pencalonan Venna Melinda sebagai calon bupati dari Partai Demokrat Blitar. Hal ini dikatakan anggota DPRD Kabupaten Blitar dari PD, Sukamdi. Menurutnya sampai saat ini PD masih belum memutuskan mengenai calon bupati yang akan diusung oleh partai.

"Saya belum mendengar itu, sebab sampai saat ini masih belum ada keputusan mengenai mengusung siapa dalam bursa perebutan kursi bupati Blitar," kata Sukamdi saat dihubungi detikhot melalui ponselnya, Sabtu (10/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sukamdi menjelaskan penentuanΒ  mengusung calon bupati sampai saat ini belum dilakukan pembahasan. Bahkan saat ini PD belum menentukan sikap kemungkinan mengusung calon bupati sendiri atau berkoalisi dengan partai lain. Penentuan calon dalam Pemilukada Kabupaten Blitar baru akan ditentukan setelah bulan Mei mendatang.

"Sampai saat PD masih belum menentukan sikap mengenai mengusung calon sendiri atau berkoalisi, penentuannya kemungkinan baru akan dilakukan setelah bulan Mei mendatang," tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC PD Kabupaten Blitar Edi Masna Nurohman. Bahwa sampai saat ini belum ada keputusan mengusung Venna Melinda sebagai calon bupati. Namun diakui olehnya jika terdapat beberapa suara kader yang menginginkan untuk mencalonkan Venna Melinda sebagai calon Bupati Blitar.

"Harus saya akui jika ada beberapa kader mengajukan nama Venna Melinda, kebetulan saat pileg lalu Venna juga maju dari dapil VI ini," terangnya.

Edi mengaku keputusan untuk mengusung calon sendiri atau berkoalisi dengan partai besar lainnya, tergantung kondisi dan perkembangan politik nanti. Dengan kekuatan 9 kursi di DPRD setempat punya kekuatan untuk mengusung satu pasangan calon sendiri. "Kita lihat saja perkembangannya, kalau diperlukan koalisi kita juga siap," tegasnya.
(fat/fat)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads