Meski terdengar terlalu berlebih. Indra mempunyai alasan mengapa Mbah Surip pantas terus dikenang. Sikap rendah hati, dan mempunyai karya yang dekat dengan masyarakat adalah alasan utamanya.
"Mbah Surip itu punya mimpi dan karyanya diterima masyarakat. Semua mimpi Mbah Surip terealisasi di akhir hayatnya. Dia masih bisa menghibur masyarakat sampai akhir hayatnya," kata Bekti saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku hari Senin kemarin sempet aku bahas dia pernah sakit dan pingsan. Aku becandain, 'makanya mbah jangan kebanyakan gendong orang'. Nah paginya dia udah nggak ada, aku kaget banget," cerita Bekti.
Saking terasa akrabnya, Bekti diberikan pesan-pesan agar sukses berkarir. Pesan itulah yang akan Bekti selalu ingat.
"Dia selalu ingatkan aku agar selalu sabar, yang penting happy. Itu kata-kata yang aku kenang," lanjut Bekti.
(ebi/kee)











































