"Setelah gue liat-liat si Tengku itu cuman prince kacangan, prince fedofil. Tapi itu kalau keterangan Mano jujur yah, mudah-mudahan sih Manonya jujur," ujar Daniel saat ditemui di Hard Rock Cafe, Plaza EX, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2009).
Daniel menyayangkan perlakuan yang diterima oleh Manohara. Tak seharusnya Manohara menerima perlakuan seperti itu. Ia pun meminta pemerintah turun tangan menyikapi kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemaren gue denger SBY ngomong kalau perang adalah jalan terakhir. Gue sih berharap nggak ada perang yah. Soalnya kita tuh sebenarnya mirip dengan Malaysia, kita bersaudara dengan mereka. Jadi ngapain kita berantem, gontok-gontokan sama Malaysia," jelasnya.
VJ MTV itu menganjurkan agar perselisihan dengan Malaysia hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin dan demi kepentingan jangka panjang. Bukan hanya karena emosi dan egoisme semata.
Daniel mengusulkan agar sebaiknya antara Indonesia dan Malaysia bisa kembali merapatkan tali persahabatan yang sempat renggang. "Mending kita bersatu dalam musik misalnya," imbuhnya.
(fjr/fjr)











































