"Wah nggak benar itu, beritanya menyesatkan. Yang benar adalah saya menyatakan walaupun saya nanti duduk di DPR, saya nggak mau disebut politisi, tapi tetap mau menjadi komedian," ujarnya saat dihubungi detikhot lewat telepon, Jumat (22/5/2009).
Eko mempersilakan masyarakat menyebutnya sebagai politisi, tapi ia tetap merasa sebagai seorang pelawak, profesi yang membesarkan namanya. "Artinya gelar itu kan dari luar, dari orang yang memanggil kita. Bukan dari saya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari zamannya almarhum Sophan Sophiaan sampai sekarang nggak ada kan anggota DPR yang dari artis terkait korupsi atau masalah hukum. Saya pun yakin artis yang terpilih kerjanya bisa lebih maksimal," tuturnya. (fjr/fjr)










































