"Terakhir saya melihat dia sudah agak sehat. Dia berusaha menunjukan kesehatannya. Dia sempat melarang aku menangis," ujar Nunung yang ditemui di rumah duka Jl Cendrawasih VIII No 13, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (26/3/2009).
Timbul bukan hanya sekedar sahabat bagi Nunung. Bagi perempuan bernama lengkap Tri Retno Prayudati itu,Β sosok Timbul sudah dianggapnya sebagai ayah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenangan manis yang ia jalani bersama almarhum pun sangat beragam hingga ia tak lagi bisa memilih yang termanis di antaranya. Namun kenangan terakhir yang masih berbekas di hatiΒ Nunung adalah saat ia menegok Timbul di rumah sakit.
"Ia memegang tangan saya erat sekali. Saat itu ia duduk dan tidak tiduran," kenang Nunung lagi.
(kee/kee)











































