"Britney mendapat ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal melalui telepon dan email. Ketakutan terbesarnya adalah anak-anaknya diculik," ujar seorang sumber pada majalah Look, detikhot kutip dari Female First, Kamis (18/3/2009).
Ancaman tersebut benar-benar membuat Britney paranoid. Ia pun mewanti-wanti pada kepala keamanannya untuk lebih berhati-hati terhadap para penguntitnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ancaman pembunuhan, Britney rupanya juga dibuat stres oleh hal lain. Ia dikritik karena kerap menyanyi lip sync dalam konsernya.
"Britney sangat tertekan, konsernya dianggap jelek ditambah lagi ia khawatir keselamatan anak-anaknya. Dia sering menangis," begitu kata sumber.
(eny/kee)











































