Bagaimana cerita Hengky saat menemani istrinya melahirkan? Bagaimana luapan kebahagiannya? Berikut petikan wawancaranya saat ditemui di RS Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2009):
Bagaimana perasaannya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenis kelaminnya laki-laki ya?
Alhamdulillah laki-laki. Lahirnya jam enam kurang limas (17.45 WIB). Beratnya 3,2 kg dan panjang 49 cm.
Prosesnya bagaimana?
Dia di dalam sempet teriak-teriak, bilang nggak sanggup, mau caesar aja. Aku sampai lemes nemeninnya. Sekalian karena kondisi kurang sehat, dia juga kan teriak-teriak sambil ngejambak-jambak.
Di dalam ikut teriak-teriak juga?
Aku nggak sempet mas teriak-teriak, mungkin kondisiku kurang fit juga. Demi anak aku kabur dari rumah sakit.
(Sejak tiga hari lalu Hengky dirawat di sebuah rumah sakit di kawasan Grogol, Jakarta Barat karena demam berdarah. Ia baru keluar hari ini)
Sempat berharap Christy melahirkan 14 Februari?
Harapannya sih tanggal 14, biar tepat sama Hari Valentine, tapi Tuhan ngasihnya hari ini, jadi Alhamdulillah.
Mirip siapa putranya?
Matanya mirip Christy, kulitnya putih mirip Christy. Hidung dan dagu mirip papanya.
Kenapa namanya Bintang?
Bintang karena dulu waktu usia kehamilan Christy 7 bulan, biasanya dipanggil Otong. Terus Christy becanda bilang nama Otong bagus juga. Aku bilang jangan Otong mendingan nama Bintang. Karena Bintang itu menggambarkan sebuah keindahan. Kayak hotel, hotel berbintang, jenderal, bintang berapa. Kalau jadi bintang, mudah-mudahan jadi yang terbaik.
Bagaimana kondisi Christy?
Christy tangguh, sejak hamil dia memang nggak pernah ngeluh. Tapi mamanya Christy sempat nangis, soalnya ini cucu pertama.
(eny/eny)











































