Kumcer Norman Erikson Pasaribu Masuk Lagi Nominasi Penghargaan Bergengsi

Tia Agnes - detikHot
Senin, 28 Mar 2022 17:04 WIB
Buku Kumcer Norman Erikson Pasaribu Dinominasikan di International Booker Prize 2022
Foto: Istimewa
Jakarta -

Nama Norman Erikson Pasaribu kali ini kembali meraih prestasi di industri buku internasional. Buku kumpulan cerita Cerita-cerita Bahagia, Hampir Seluruhnya dinominasikan dalam daftar pendek penghargaan bergengsi di Inggris.

Kabar tersebut dibagikan oleh Bagian Sastra Gramedia Pustaka Utama (GPU) di media sosial resminya.

"Selamat Norman Erikson Pasaribu & Tiffany Tsao! Happy Stories, Mostly (terjemahan Cerita-cerita Bahagia, Hampir Seluruhnya) masuk dalam daftar pendek Republic of Consciousness Prize," tulis keterangan @sastragpu, seperti dilihat detikcom, Senin (28/3/2022).

Di kolom komentar, rekan sesama sastrawan turut mengucapkan selamat atas raihan Norman Erikson Pasaribu. Salah satunya berasal dari penyair Joko Pinurbo.

Toko buku independen Post Santa yang berada di Pasar Santa turut mengucapkan hal yang sama.

"Wah ikut senang melihat kabar ini pagi2. Selamat ya utk Norman, Tiffany, GPU, dan Tilted Axis," tulis @post_santa.

"Selamat," tulis Aya Canina.

Republic of Consciousness Prize merupakan Hadiah Kesadaran Republik yang merupakan hadiah sastra Inggris tahunan yang didirikan oleh penulis Neil Griffiths. Penghargaan fiksi yang untuk buku-buku yang terbit di Inggris dan Irlandia itu berdiri sejak tahun 2017.

Buku Cerita-cerita Bahagia, Hampir Seluruhnya terdiri dari 12 cerpen yang mengajak pembacanya untuk menemukan bagaimana kisah-kisah lama ikut mengatur arah dan mekanisme kehidupan kita.

[Gambas:Instagram]



Berbagai kisah seperti cerita seorang ibu yang pergi ke Vietnam karena cerita-cerita yang ia temukan di Wikipedia, hingga tentang seorang mahasiswa rantau yang dihantui sebuah cerita pendek yang ia temukan di buletin komunitas gay di kotanya.

Perpaduan antara fiksi ilmiah, absurditas, dan realisme alternatif membuat cerita ini menjadi oase dan segar di dunia buku.

Dalam situs resmi Titled Axis, penulis Political Animals: The New Feminist Cinema, So Mayer, mengatakan buku kumcer ini merupakan simfoni pahit.

"Berbagai cerita dan latar, karakter yang penuh kompleks mengalir dalam variasi melodi, terkadang sumbang tapi gamblang. Cerita-cerita Norman Erikson Pasaribu selalu selaras dengan pembacanya," ucapnya.

Sebelumnya masuk nominasi daftar pendek Republic of Consciousness Prize, kumcer Norman Erikson Pasaribu juga dinominasikan dalam penghargaan International Booker Prize 2022. Karyanya bersaing dengan 13 buku novelis dunia lainnya termasuk Nobel Sastra.



Simak Video "Tak Kunjung Penuhi Panggilan, Medina Zein Bakal Dijemput Paksa Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/pus)