Buku Anak Dr Seuss Meroket Usai Picu Kontroversi karena Dianggap Rasis

Tia Agnes - detikHot
Sabtu, 06 Mar 2021 12:21 WIB
Buku-buku Penulis Dr Seuss
Buku anak Dr Seuss meroket usai picu kontroversi. (Foto: Seussville/ Situs pribadi)
Jakarta -

Setelah memicu kontroversi, enam buku anak Dr Seuss terpaksa berhenti terbit karena dianggap penuh dengan penggambaran rasis. Tapi situs Amazon mengumumkan buku-buku lainnya dari Dr Seuss justru penjualannya meroket tajam dengan harga tinggi.

Pertengahan pekan ini, deretan buku terlaris di Amazon.com diisi oleh berbagai judul buku Dr Seuss. Sembilan dari 10 buku terlaris teratas ditulis oleh Dr Seuss.

Buku anak Dr Seuss juga masuk ke dalam 30 besar teratas. Para pembaca setianya pun menuliskan komentar di situs Amazon.com dengan pernyataan marah.

"Saya tidak dapat memberi tahu Anda betapa marahnya saya karena buku-buku itu tidak akan dipublikasikan lagi," ujar seorang pengulas di situs Amazon.

"Tidak ada rasialisme di sini. Hanya orang-orang yang secara aktif mencari sesuatu untuk disinggung," timpal pengulas lainnya.

Sejak kabar mengenai pro kontra buku anak Dr Seuss di Amerika Serikat beredar sampai direspons oleh Presiden Joe Biden, pembaca berbondong-bondong membelinya setelah 6 buku penulis anak-anak itu ditarik dari pasar.

Dr Seuss Enterprises yang melestarikan warisan mendiang Theodor Seuss Geisel telah meninjau kontroversi tersebut.

Mereka pun menyimpulkan bahwa 6 judul buku anak Dr Seuss menggambarkan orang kulit berwarna dengan cara yang menyakitkan dan salah.

Keenam buku yang dihentikan cetakannya di antaranya adalah And to Think That I Saw It on Mulberry Street, If I Ran the Zoo, McElligot's Pool, On Beyond Zebra!, Scrambled Eggs Super!, dan The Cat's Quizzer.

Dalam buku And to Think That I Saw It on Mulberry Street dikritik karena memasukkan karakter pria China dengan tongkat. Matanya yang sipit itu terlihat memegang sumpit dan mangkuk.

Sedangkan di buku anak lainnya yang berjudul If I Ran to the Zoo ada dua pria yang digambarkan berasal dari Afrika. Para pria itu memakai rok rumput dan menggendong hewan.

Dalam dunia literatur anak, Dr Seuss yang memiliki nama lengkap Theodor Seuss Geisel lahir pada 1904 dan meninggal pada 1991. Lebih dari 600 juta eksemplar bukunya beredar luas di seluruh dunia.

(tia/mau)