detikHot

book

Karya Sapardi Djoko Damono yang Terbaik dan Dikenang

Minggu, 19 Jul 2020 10:55 WIB Tim detikcom - detikHot
Sapardi Djoko Damono Sapardi Djoko Damono meninggal dunia Foto: @sastragpu/ Sapardi Djoko Damono
Jakarta -

Meninggalnya Sapardi Djoko Damono membawa duka buat pecinta sastra. Karya-karya sang maestro telah memberikan warna buat dunia literasi Indonesia.

Kelahiran Solo 20 Maret 1940 itu adalah sosok panutan di bidang literasi. Tidak hanya penghargaan dalam negeri, namun Sapardi Djoko Damono juga berhasil meraih penghargaan di mancanegara.

SSD, panggilan akrabnya, tidak hanya menulis puisi yang diterjemahkan ke berbagai bahasa. Buku puisi, esai, fiksi, dan deretan karya sastra yang diterjemahkan olehnya pernah diterbitkan sejak tahun 1969.

Tentu semua karya Sapardi Djoko Damono punya tempat tersendiri di hati para penggemar. Berikut beberapa di antara karya terbaik yang ditulis Sapardi Djoko Damono semasa hidupnya:

1. Hujan Bulan Juni

Buku Terbaik Sapardi Djoko DamonoBuku Terbaik Sapardi Djoko Damono Foto: dok. Istimewa

Sarwono dan Pingkan adalah pemeran utama dalam novel Hujan Bulan Juni. Salah satu dari novel trilogi yang ditulis Sapardi Djoko Damono dan paling banyak diburu. Sebelum diterbitkan versi novelnya, Sapardi Djoko Damono terlebih dahulu menulis Hujan Bulan Juni dalam bentuk kumpulan puisi.

Puisi-puisi yang dituliskan Sarwono untuk Pingkan diselipkan ke dalam novel. Kemudian novel dan puisi-puisi tersebut diadaptasi ke layar lebar yang diperankan ileh Adipati Dolken dan Velove Vexia.

Karya Sapardi Djoko Damono yang satu ini sudah pernah diterjemahkan ke dalam bahasa asing. Di antaranya Bahasa Inggris, Jepang, Arab, dan Mandarin.

2. Yang Fana adalah Waktu

Buku Terbaik Sapardi Djoko DamonoBuku Terbaik Sapardi Djoko Damono Foto: dok. Istimewa

Kisah Hujan Bulan Juni berlanjut ke Yang Fana adalah Waktu. Masih tentang Sarwono dan Pingkan di sini sebelum akhirnya berlanjut ke karya Sapardi Djoko Damono yang lain yaitu Pingkan Melipat Jarak.

Yang Fana adalah Waktu dan trilogi Hujan Bulan Juni pernah mendapat penghargaan dalam Anugerah Buku ASEAN 2018 di Malaysia. Trilogi ini dinilai sebagai karya sastra bermutu oleh para profesional.

3. Duka-Mu Abadi

Buku Terbaik Sapardi Djoko DamonoBuku Terbaik Sapardi Djoko Damono Foto: dok. Istimewa

Di usianya yang ke-77 di tahun 2017, Sapardi Djoko Damono merilis tujuh buku! Hal itu dilakukan buat perayaan ulang tahunnya. Angka tujuh dipilih agar seirama dengan jejak usianya kala itu.

Satu novel yang diterbitkan saat itu adalah Pingkan Melipat Jarak. Sementara enam lainnya adalah kumpulan puisi salah satunya Duka-Mu Abadi. Lalu ada juga Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro?, Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita, Kolam, Namaku Sita, dan Ayat-ayat Api.

Buku Duka-Mu Abadi berisi 43 puisi yang ditulis Sapardi Djoko Damono di rentang tahun 1967 hingga 1968.

4. Bilang Begini, Maksudnya Begitu

Buku Terbaik Sapardi Djoko DamonoBuku Terbaik Sapardi Djoko Damono Foto: dok. Istimewa

Sapardi Djoko Damono ingin menggaet mereka yang belum kenal sastra lewat buku ini. Kata-kata yang dituliskannya pun penuh makna dan tentu saja puitis. Lewat buku ini, Sapardi Djoko Damono ingin pembaca lebih mengapresiasi puisi seperti dirinya.

Dalam buku Bilang Begini, Maksudnya Begitu ini Sapardi Djoko Damono mencantumkan contoh penjelasan buat mempermudah pembaca mengerti gaya yang digunakan oleh penyair dalam membuat puisi.

5. Manuskrip Sajak Sapardi

Buku Terbaik Sapardi Djoko DamonoBuku Terbaik Sapardi Djoko Damono Foto: dok. Istimewa

Di tahun 2017 juga Sapardi Djoko Damono merilis Manuskrip Sajak Sapardi. Buku ini adalah sajian penting buat mereka yang menyukai karya-karyanya. Karena di dalam buku ini disajikan corat-coret sajak Sapardi ketika muda hingga dewasa.

Kemasan bukunya dibuat seperti album gambar. Terbagi dalam periode-periode tahun sejak 1958 hingga 1970-an. Sajak-sajak indah dan spontan yang ditulis Sapardi Djoko Damono juga ada di buku ini.

Sapardi Djoko Damono meninggal dunia di Eka Hospital, BSD. Sang sastrawan meninggal pada Minggu (19/7/2020) di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan pada hari ini 19 Juli 2020, pukul 09.17 WIB.

Tonton Video 20Detik 'Breaking! Sastrawan Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia' di sini:

[Gambas:Video 20detik]




(aay/aay)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com