Ada di Momen Tergelap, JK Rowling Alami Kekerasan Seksual di Usia 20 Tahun

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 11 Jun 2020 13:00 WIB
JK Rowling
Foto: Debra Hurford Brown © J.K. Rowling 2018
Jakarta -

Pro kontra mengenai cuitan antitransgender yang dilontarkan JK Rowling memicu kontroversi. Dalam sebuah esai yang diunggah ke situs pribadi, penulis Harry Potter itu menceritakan saat ia mengalami KDRT dan pelecehan seksual.

Dalam tulisannya, penulis yang tinggal di Skotlandia itu menceritakan dirinya berada dalam ruang ingatan yang gelap karena momen tersebut.

"Di tempat yang sangat gelap di kepalaku, ketika ingatan akan kekerasan seksual serius yang saya alami di usia 20 tahun dalam satu lingkaran. Serangan itu terjadi di waktu dan tempat ketika saya lengah, seorang pria memanfaatkan kesempatan itu," tulis JK Rowling dalam esai tersebut, seperti dilihat detikcom, Kamis (11/6/2020).



JK Rowling menceritakan ia tidak bisa menutup ingatan tersebut sampai sekarang. Ia masih merasakan sulit untuk menahan amarah dan kekecewaan karena kasus itu.

"Saya kecewa juga karena pemerintah longgar dalam keselamatan perempuan dan anak perempuan," tuturnya.

"Jika Anda bisa masuk ke dalam kepala saya dan memahami apa yang saya rasakan ketika saya membaca artikel tentang seorang perempuan trans sekarat di tangan pria kejam, Anda akan menemukan solidaritas dan kekerabatan," sambung penulis 'Fantastic Beasts' tersebut.



Tapi hal yang diinginkan JK Rowling adalah kesetaraan bagi setiap perempuan mana pun yang menderita atau mengalami kejadian tak mengenakkan.

"Saya percaya misogini dan seksisme adalah alasan di balik peningkatan 4.400 persen jumlah anak perempuan yang mengalami perawatan selama satu dekade belakangan," kata dia.



Simak Video "Di Balik RIP JK Rowling yang Bergema di Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)