detikHot

book

Penulis Turki yang Terancam Bui Seumur Hidup Akhirnya Bebas

Kamis, 07 Nov 2019 11:00 WIB Tia Agnes - detikHot
Memoar yang ditulis penulis Turki Ahmet Altan Foto: Wardahbooks/Istimewa Memoar yang ditulis penulis Turki Ahmet Altan Foto: Wardahbooks/Istimewa
Jakarta - Penulis Turki yang dipenjara, Ahmet Altan, akhirnya dibebaskan dari balik jeruji besi setelah 3 tahun bui. Pria berusia 69 tahun itu tadinya terancam hukuman penjara seumur hidup karena karya-karya yang ditulisnya dan aktivitas menolak pemerintah.

Memoar yang ditulisnya 'I Will Never See the World Again' masuk nominasi Bailiie Gifford pertengahan tahun ini yang membuat namanya kembali mencuat. Penghargaan Baillie Gifford Prize digelar sejak 1999 untuk buku-buku nonfiksi.

Ahmet Altan dibui pertama kali pada 2016 karena mengirim pesan tersembunyi yang mendukung kudeta di televisi. Ia juga berusaha menggulingkan pemerintahan Turki. Selama dibui, ia menulis buku memoar.



Presiden PEN Inggris, Phillippe Sands, menuturkan momen kebebasan bagi Ahmet Altan adalah bisa melihat dunia lagi.

"Ini adalah momen berharga," tuturnya dilansir dari berbagai sumber, Kamis (7/11/2019). Ia adalah salah satu orang yang menyebarkan kabar kebebasan sang penulis.

Buku memoar Altan menceritakan tentang kehidupannya di dalam penjara. Ia menuliskan, "Tidak akan pernah lagi bisa mencium perempuan yang kucintai, merangkul anak-anakku, bertemu dengan teman-temanku, berjalan-jalan. Aku tidak akan bisa menyaksikan matahari terbit."



Simak Video "Prinsip Penulis Rayya Makarim dalam Membuat Skenario"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com