detikHot

book

Mengulik Kembali Sejarah Bangsa dalam LIFEs 2019

Jumat, 18 Okt 2019 19:18 WIB Tia Agnes - detikHot
Halaman 1 dari 2
Foto: Witjak Widhi Cahya/ Komunitas Salihara
Jakarta - Tak ada yang tahu sejarah keluarga kalau tidak melihat kembali apa yang terjadi dari bangsanya sendiri. Ungkapan itu mungkin ada benarnya ketika melihat karya-karya yang disajikan dalam Literature and Ideas Festival atau disingkat LIFEs yang berakhir pada 20 Oktober 2019.

Festival sastra dan ide tahun ini berbeda dari tema-tema sebelumnya yang fokus pada sastra di kawasan tertentu. LIFEs 2019 menggandeng mereka yang berasal dari Indo-Belanda, atau warga negara Belanda yang memiliki darah keturunan Tanah Air. Serta disandingkan dengan mereka yang berasal dari Indonesia.

Mereka berbagi cerita tentang akar dan asal usul keluarga masing-masing. Kisah-kisah itu terangkum dalam berbagai acara termasuk pameran foto 'My Story, Shared History'.


Mengulik Kembali Sejarah Bangsa dalam LIFEs 2019Foto: Witjak Widhi Cahya/ Komunitas Salihara


Dari ruang galeri Komunitas Salihara, pengunjung akan mendapati jepretan beberapa keluarga di Timor dan Rote. Bersama dengan Felix K Nesi, Armando Ello menjepret keluarga di luar sudut pandang yang selama ini diketahui dari narasi sejarah Timor.

Berlanjut ke sisi berikutnya ada peta nenek moyang Adrian Mulya yang berasal dari keluarga Peranakan. Serta Maria Rey-Lamslag keluarga Indo-Belanda yang menjalani kehidupan berbeda. 'So Far So Close' mengajak pengunjung melihat sejarah bangsa yang dikaitkan dengan latar belakang keluarga keduanya.


(tia/dar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com