Kembali Digelar, Litbeat Festival 2019 Gandeng 70 Pembicara

Tia Agnes - detikHot
Senin, 02 Sep 2019 16:54 WIB
Foto: Tia Agnes
Jakarta - Komite Buku Nasional kembali menggelar Litbeat atau Literaction Festival di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat. Sekitar 70 narasumber dan moderator dari Tanah Air dan mancanegara mengisi berbagai kelas selama dua hari penyelenggaraan pada 2-3 September 2019.

Litbeat 2019 mengusung tema 'What's Next' sebagai respons dunia perbukuan yang dalam masa transisi dari manual ke digital. Skema itulah yang tak lagi jadi sesederhana buku ditulis, dicetak lalu didistribusikan ke tangan pembaca.

"Perkembangan industri perbukuan kontemporer, di mana buku bukanlah media yang berdiri tunggal. Narasi yang dikisahkan di tiap-tiap buku ternyata telah beralihwahana ke berbagai media: film, musik, kuliner, fashion, desain, dan banyak lainnya. Perkembangan inilah yang mengemuka dari Litbeat Festival tahun ini," ujar Ketua Komite Buku Nasional, Laura Bangun Prinsloo, di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).

Kembali Digelar, Litbeat Festival 2019 Gandeng 70 Pembicara Foto: Tia Agnes
Tema yang diusung kali ini pun, lanjut Laura, akan mengajak para pembaca buku untuk merencanakan hendak ke mana perkembangan literasi di Indonesia. "What's Next membawa kita pada tugas-tugas selanjutnya. Yaitu membawa literasi menjadi milik semua lapisan masyarakat, menjadi perayaan yang tak hanya berhenti di Perpustakaan Nasional dan festival-festival semata," katanya.




Ketua Panitia Litbeat 2019, Erlan Primansyah, juga mengungkapkan tahun lalu Litbeat memboyong 'Filosofi Kopi' sebagai salah satu contoh adaptasi dari buku ke layar lebar yang terbilang sukses.

"Fenomena ini melahirkan media ke banyak IP. Kalau tahun ini kamu ada 'Gundala', kami selalu mencari tren+tren barualih media dan membantu perspektif baru demi kemajuan buku. Buku kalau dicetak menjadi statis tapi kalau masuk ke konten lain jadi dinamis," ujar Erlan kepada detikHOT.

Ke-70 narasumber yang hadir di Litbeat Festival di antaranya adalah Ratih Kumala, Seno Gumira Ajidarma, Leila S Chudori, Nguyen Mahn Hung, Koko Hendri Lubis, Ni Made Purnamasari, Salman Faridi, Reda Gaudiamo, Emte, Mochtar Sarman, Grace Kusnadi, Lily Yulianti, Alberthine Endah hingga Yusi Avianto Pareanom.

Simak Video "Curcol Syahravi, Telat Nggak Sih Belajar Musik di Usia 20 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)