detikHot

book

Ironi Razia Buku di Tengah Usaha Peningkatan Minat Baca

Selasa, 06 Agu 2019 15:32 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: Razia  buku paham Marxisme di Makassar (screenshoot) Foto: Razia buku paham Marxisme di Makassar (screenshoot)
Jakarta - Kasus razia dan penyitaan buku-buku Marxisme dan yang dianggap 'kiri' mendapat kecaman banyak pihak. Salah satunya dari Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang giat meningkatkan minat baca di pelosok Indonesia.

Ketua Umum Forum TBM, Firman Hadiansyah, menuturkan pihaknya greget dengan adanya kasus razia buku yang beredar.

"Banyak teman-teman dari Forum TBM greget, kok seenaknya ya, razia sementara kami di lapangan sedang berjibaku untuk meningkatkan minat baca masyarakat," tuturnya ketika dihubungi detikHOT, Selasa (6/8/2019).

Forum TBM menyikapi kasus tersebut tak ingin dari landasan hukum formal. Menurut mereka, kasus razia buku itu terjadi karena adanya masyarakat atau komunal yang merespons buku tertentu dari cara pandang negatif.



"Kasus razia buku di Makassar kan yang dirazia pemikiran Karl Marx, kalau orang yang sudah baca pasti tertawa. Karena sama sekali tidak berbicara pemikiran Karl Marx sesuai dengan konteks yang dituduhkan dengan ideologi komunislah dan sebagainya," jelas Firman.

Dia pun menambahkan, "Buku Franz Magnis Suseno murni ilmu pengetahuan dan justru pemikirannya berkebalikan dengan teori materialistis Karl Marx."

Di penjuru daerah-daerah di Indonesia, Forum TBM tersebar dan mendirikan perpustakaan maupun taman bacaan. Menjamurnya TBM di Indonesia demi meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia.



CCSU merilis peringkat literasi negara-negara dunia pada Maret 2016. Pemeringkatan perilaku literasi ini dibuat berdasar lima indikator kesehatan literasi negara, yakni perpustakaan, surat kabar, pendidikan, dan ketersediaan komputer.

Indonesia berada di urutan 60 dari 61 negara yang disurvei. Indonesia masih unggul dari satu negara, yakni Botswana yang berada di kerak peringkat literasi ini. Nomor satu ada Finlandia, disusul Norwegia, Islandia, Denmark, Swedia, Swiss, AS, dan Jerman.


Simak Video "Kontroversi Razia Buku Kiri"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed