detikHot

book

Tere Liye Ingin Jadikan Namanya Sebagai Merek

Minggu, 08 Apr 2018 13:33 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: (Agnes/detikhot)
Jakarta -

Tere Liye sukses menerbitkan 30 novel dan laku keras di pasaran. Ke depannya, dia merencanakan berbagai hal termasuk menjadikan namanya sebagai merek dagang.

Ide tersebut didapatkan Tere Liye dari strategi Marvel dan DC Comics. Di dekade 1960-an, ketika Stan Lee membuat superhero saat itu belum setenar sekarang. Namun superhero besutan dua perusahaan terbesar tersebut disukai masyarakat.

"Ada banyak penulis naskah dan komikus yang mengerjakan jalan cerita terbaru dari superhero. Bahkan membuat superhero baru. Mungkin itu yang akan saya kerjakan ke depannya," tutur Tere Liye di Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) 2018 di Gedung Perpustakaan Nasional, Sabtu (7/4/2018).


Saat ini, dia mengaku novel 'Pergi' yang diterbitkan bulan ini dikerjakan oleh co-author yang tak lain adalah keponakannya. Di novel terbarunya 'Ceros dan Batozar' yang rilis Juni nanti bersama Gramedia Pustaka Utama (GPU), ia mengerjakannya juga bersama co-author.

"Sudah ada dua co-author Tere Liye dan saya sedang mencari co-author lainnya."


Dalam forum tersebut, dia mempersilakan bagi siapapun untuk mendaftar menjadi co-author Tere Liye. Dengan syarat, visi dan misi serta ide di kepala sejalan dengan Tere Liye.

"Bisa jadi serial 'Bumi' berikutnya yang nulis co-author. Tak apa-apa, asalkan kami sejalan," pungkasnya.


(tia/doc)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com