Sejak kecil, Umi Sugiharti senang menulis dan telah menerbitkan buku puisi selama bersekolah di menengah atas. Selama 14 tahun belakangan, bekerja sebagai pekerja rumah tangga dia tidak pernah berhenti menulis.
Umi pertama bekerja di Taipei lima tahun lalu dan berabung dengan grup penulis Indonesia di Facebook. Dia juga menjadi anggota aktif Forum Lingkar Pena. Dilansir dari Asia Times, Rabu (8/11/2017), di bawah nama pena Bunda Umy, dia telah merilis dua buku sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buku fiksi pertamanya berjudul 'Genderang Cinta Nia' di tahun 2013. Yang kedua, 'Asmara Suatu Ketika' pada 2015. Versi bahasa Inggris dari dua judul tersebut dijadwalkan rilis tahun 2018.
"Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya pada atasan saya saat ini yang memberikan komputer untuk menuliskan potongan tulisan tangannya," kata Umi.
Rencananya, Umi akan kembali ke Indonesia tahun depan dan berniat untuk menghabiskan tabungannya selama 15 tahun untuk membuka toko buku.











































