Salah satunya adalah buku memoar 'The Princess Diarist' yang baru diterbitkan November lalu. Dilansir dari New York Times, Jumat (30/12), awalnya Blue Rider Press sebagai penerbit sudah mencetak sebanyak 173.000 eksemplar. Cetakan edisi tersebut sudah beredar di berbagai toko buku online dan fisik.
Namun, Blue Rider Press kembali akan mencetak ulang sebanyak 65.000 eksemplar. Buku memoar yang ditulisnya ketika berada di puncak ketenaran usia 19 tahun saat memerankan Princess Leia di 'Star Wars'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya buku memoar 'The Princess Diarist' saja tapi buku 'Postcards From The Edge' dan 'Wishful Drinking' masuk dalam daftar 10 besar versi Amazon. Penerbit Simon & Schuster yang menerbitkan buku-buku Fisher pun mencetak ulangnya hingga 20.000 eksemplar, dan 17.500 salinan untuk 'Postcards From the Edge'.
"Simon & Schuster telah menjual sekitar 500.000 eksemplar buku-buku dari Carrie Fisher sepanjang hidupnya," tulis keterangan penerbit.
Pembaca Carrie Fisher pun tak bisa berpaling dari buku memoar yang diterbitkan oleh ibunda Fisher, Debbie Reynolds yang meninggal di usia 84 tahun pada Rabu (28/12) lalu. Debbie pernah menerbitkan buku 'Unsinkable' pada 2013 silam.
Setelah kematian Fisher, beberapa novelis memuji prosanya sebagai tulisan yang tumpul, komedi, dan jujur. "Warisan sastra dari Fisher termasuk kata-katanya- cerdas, jeli, sadar diri, dan berkualitas," kata penulis fiksi ilmiah John Scalzi, seperti dikutip dari Los Angeles Times.
(tia/mmu)











































