Dua Komikus Indonesia Raih Penghargaan Manga Internasional di Jepang

Dua Komikus Indonesia Raih Penghargaan Manga Internasional di Jepang

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 30 Des 2016 11:45 WIB
Komik Raruurien. Foto: Devianart/Ann Maulina
Jakarta - Kementerian Luar Negeri Jepang mengumumkan pemenang tahunan dari ajang penghargaan Japan International Choice Manga ke-10. Penghargaan yang memberikan penghormatan bagi mangaka (komikus) asing dan siapa pun dari luar Jepang untuk diseleksi.

Totalnya ada 14 pemenang yang berhasil meraih satu emas, tiga perak, dan 10 perunggu. Joël Parnotte dan Xavier Dorison asal Prancis berhasil memenangkan penghargaan emas untuk karya yang berjudul "The Master of Arms".

Tiga pemenang perak diterima oleh Han Zuzheng dari Tiongkok dengan komik "Scavengers". Keduaa, ada komikus Laura Iorio, Roberto Ricci, and Marco Cosimo D'amico asal Italia dengan karya "The Heart of Darkness". Lalu, ada Can Tieu Hy dari Vietnam "Gateway to Underworld".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, di kategori perunggu ada dua nama komikus Indonesia yang berhasil menang. Di adalah Dimaz Sadewa asal Sleman dengan komik 'Woelan'. Seri kecil lanjutan dari komik Kroewel ini menceritakan lakon seorang Woelan, teman Kroewel, yang mempunyai mandat untuk datang ke Semarang untuk bersua dengan Kroewel. Namun, karena ketidaktahuannya tentang teknologi, adat kebaratan, dan cara hidup modern, membuatnya banyak kesukaran.

Simak: Mural Penghormatan untuk George Michael

Serta Ann Maulina asal Bandung dengan 'Raruurien'. Ann adalah salah satu artis dari studio asal Bandung, Tinker Games. 'RaRuuRien' adalah komik berlatar etnik-fantasi yang menceritakan keseharian keluarga kecil di desa gunung. Komik ini secara keseluruhan terdiri dari cerita-cerita pendek yang terinspirasi dari kisah nyata.

Selain itu, masih ada Mangkorn Soraphon dan Wipaporn "Usagi" Rutchote (Thailand) "King of Vampires", Wiroj "Beast" Ruengsiri (Thailand) "Evil Discus", Akiko Shimojima (Jepang) dan Seàn Michael Wilson (Inggris) "Secrets of the Ninja", Zhao Ze and Guo Qiang (Tiongkok) "TsangyangGyatso". Kemudian, masih ada Toledando dan Robledo (Spanyol) "Tebori", Zuo Hsuan (Taiwan) "Summer Temple Festival I", Young-Oh Kim (Korea) "Tussles Against Spectres", dan Patrycja Kicyla (Polandia) "Dream About Japan".

Tim dewan juri yang terdiri dari Machiko Satonaka, Yoshimi Kurata, Kimie Shiga, penerbit Tsutomu Fujita dan Kouichi Yuri menerima 296 komik dari 55 negara. Mayoritas berasal dari Taiwan sebanyak 41 komik, Thailand dengan 33 komik, dan Tiongkok 27 komik.

Kementerian Luar Negeri Jepang menyelenggarakan International Manga Awards sejak Mei 2007 silam dan telah berlangsung selama tahunan. Sedangkan malam penganugerahannya akan digelar pada 6 Februari 2017 mendatang.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads