10 Karya Penulis Peserta Residensi Akan Dipromosikan di Tingkat Internasional

10 Karya Penulis Peserta Residensi Akan Dipromosikan di Tingkat Internasional

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 29 Sep 2016 16:48 WIB
10 Karya Penulis Peserta Residensi Akan Dipromosikan di Tingkat Internasional
Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Komite Buku Nasional dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar program residensi yang diberikan terhadap 10 penulis Tanah Air. Mereka akan berkarya dan menetap di berbagai negara, dari satu hingga paling lama tiga bulan lamanya.

Ketua Komite Buku Nasional, Laura Prinsloo, mengatakan langkah tersebut sudah mulai dicanangkan sejak tahun lalu ketika Anies Baswedan menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tapi baru tahun ini program bisa berjalan dengan bantuan dana dari program 'Beasiswa Unggulan'.

Simak: Tampil di Frankfurt Book Fair 2016, Indonesia Boyong 20 Delegasi

"Kami hanya punya 10 hari untuk pendaftaran aplikasi, ada hampir 200 penulis yang mengirim proposal ke kami, tapi budget-nya hanya 10 penulis. Lalu mereka melewati proses kurasi dari tim," katanya usai jumpa pers keikutsertaan Stand Nasional di Frankfurt Book Fair (FBF) 2016, Kamis (29/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program ini, lanjut Laura, diharapkan bisa menghasilkan karya yang layak diterbitkan dan dipromosikan di tingkat internasional. Mereka juga bisa membangun jejaring di lokasi negara residensi.

"Saat pulang nanti, para penulis diberikan waktu satu bulan untuk menyelesaikan karyanya. Itu aturan dari Kemendikbud. Saat mereka ngirim proposal, juga ditanyakan apakah sanggup menyelesaikan bukunya dan ada persyaratan itu juga," tutup Laura.

Ke-10 penulis yang lolos seleksi adalah Agustinus Wibowo yang akan residensi ke Belanda selama dua bulan. Lalu, Ahda Imran selama satu bulan di Prancis, Andik Prayogo di Jepang selama satu bulan, Cokorda Sawitri ke Amerika Serikat selama satu bulan, Djoko Lelono residensi ke Filipina selama dua bulan.

Kemudian, ada Fadly Rahman dan Martin Aleida ke Belanda selama dua bulan. Penulis 'Puya ke Puya', Faisal Oddang, akan residensi ke negara yang sama selama satu bulan. Lalu, Norman Erikson ke Amerika Serikat selama satu bulan, dan Rio Johan ke Jerman dua bulan.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads