Aktor Ferry Maryadi mengaku memiliki hobi berburu barang thrift saat berlibur ke Jepang. Menurutnya, negara tersebut menjadi salah satu destinasi favorit untuk mencari pakaian hingga perlengkapan yang digunakan sehari-hari.
Soal kebiasaannya membeli barang bekas atau thrift, Ferry tak menampik cukup sering melakukannya, terutama ketika berkunjung ke Jepang.
"Suka. Waktu liburan Alhamdulillah tahun lalu ke Jepang, anak-anak belanja di sana. Kok ada malnya juga, jadi belanjanya ya lebih sering baju sih, untuk kerja, buat motoran," kata Ferry Maryadi saat ditemui di Studio Trans 7, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya soal pilihan barang, Ferry menyoroti harga produk thrift di Jepang yang menurutnya cukup menarik. Ia mengatakan harga bisa menjadi lebih murah apabila pembeli pandai menawar.
"Kalau dibanding di Indonesia harganya... kalau harga pas di Jepang sih memang iya harganya segitu. Kalau pintar nawar paling bisa ya misal seharga Rp 100 ribu di Jepangnya bisa jadi Rp 40 ribu, Rp 30 ribu," ujarnya.
Ferry mengungkap alasan utama dirinya senang berbelanja barang thrift di Jepang. Menurutnya, aturan yang ketat terhadap peredaran barang palsu membuat pembeli lebih tenang saat bertransaksi.
"Kalau kenapa kita yakin soalnya kan barang palsu dilarang. Jadi kalau beli barang kita yakin karena memang kalau di sana nggak ada barang palsu. Di sana barang asli pasti mahal," jelasnya.
Suami Deswita Maharani itu juga mengatakan barang-barang yang dibelinya umumnya memiliki fungsi tertentu. Salah satunya adalah celana untuk kebutuhan berkendara motor yang dinilai lebih nyaman dibanding jeans biasa.
"Brand-nya biasanya kayak celana jeans ada satu brand tersendiri. Kalau buat motoran pakai brand ini, karena bukan kayak jeans biasa. Kalau jeans biasa kena hujan kan berat, nah kalau brand ini kena hujan nggak terlalu berat, jadi enak," pungkasnya.
(fbr/pus)











































