Ferry Maryadi Masuk UGD karena Vertigo, Dokter Tak Sarankan Berkendara Jauh

Ferry Maryadi Masuk UGD karena Vertigo, Dokter Tak Sarankan Berkendara Jauh

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Sabtu, 30 Mei 2026 16:08 WIB
Dewita cerita Ferry Maryadi nangis sesenggukan di momen akad Syifa Hadju dan El Rumi.
Ferry Maryadi cerita soal sakit vertigo yang diidapnya. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Jakarta -

Aktor sekaligus presenter Ferry Maryadi mengungkap pengalaman kurang menyenangkan saat berjuang melawan vertigo. Kondisi tersebut bahkan sempat membuatnya terjatuh hingga harus mendapatkan penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD).

Ferry mengaku pernah mengalami serangan vertigo yang cukup parah beberapa tahun lalu.

"Wah... iya, jatuh. Sampai ke UGD saya juga pernah itu," kata Ferry Maryadi di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (29/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suami Deswita Maharani itu menyebut peristiwa itu terjadi sekitar dua atau tiga tahun lalu.

ADVERTISEMENT

"Kalau vertigo itu sekitar 2 tahun lalu, 2 apa 3 tahun lalu masuk UGD saya itu," ujarnya.

Ferry kemudian menjelaskan berdasarkan informasi yang ia terima dari dokter, vertigo dapat dipicu oleh gangguan pada telinga maupun otak.

"Kalau vertigo itu penyebabnya yang saya tahu itu ada dari kuping sama dari otak. Ketidakseimbangan, saya dari kuping," tuturnya.

Akibat kondisi tersebut, Ferry mendapat peringatan khusus dari dokter terkait aktivitas berkendara. Terutama untuk perjalanan jarak jauh.

"Dokter saya bilang pokoknya, benernya dokter tuh sudah tidak menyarankan saya berkendara lagi secara jauh," ungkap Ferry.

Meski demikian, pria yang dikenal hobi touring dengan mengendarai motor besar itu mengaku masih mencari cara agar tetap bisa melakukan perjalanan jauh. Salah satunya dengan selalu membawa obat-obatan yang diperlukan.

"Cuma saya bilang gimana caranya saya bisa berkendara secara jauh, ya harus ngantongin obat," lanjutnya.

Sementara itu, sang istri, Deswita Maharani, sempat melarang Ferry melakukan aktivitas tersebut setelah mengetahui kondisinya. Namun, seiring waktu, larangan itu mulai melunak.

"Saat itu sih dilarang, ya. Lama-lama udah ya udahlah di... happy aja," pungkas Ferry.




(fbr/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads