Dilansir dari BBC,Kamis (4/8/2016), bukunya terjual lebih dari 680.000 eksemplar dalam waktu tiga hari. Mengalahkan 'Fifty Shades of Grey' yang hanya terjual 664/478 dalam waktu seminggu di tahun 2012.
The Bookseller merilis bahwa judul yang saat ini memegang rekor adalah 'Harry Potter and the Deathly Hallows'. Buku tersebut terjual lebih dari 1,8 juta kopi di seluruh dunia, serta di minggu pertama bulan Juli 2007 ludes sebanyak 780.000 salinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penerbit Little Brown yang memegang lisensi 'The Cursed Child' mengatakan buku tersebut menjadi buku yang mampu terjual lebih cepat. Sementara dalam dua hari pertama, naskah telah dicetak sebanyak dua juta kopi di Amerika bagian utara.
Kate Skipper dari Direktur Waterstones mengatakan sejak rencana penjualan 'The Cursed Child', dirinya sudah yakin bukunya akan laku keras.
"Penjualan kami untuk Harry Potter and the Cursed Child telah fenomenal. Kami melihat angka yang besar saat rilis di tahun 2007, dan setelah penjualan dua hari bukunya sudah laris, sebelumnya 'The Last Symbol' karya Dan Brown juga mencapai rekor yang sama," katanya.
Meski dikritik dan dianggap fan fiction, namun tampaknya penggemar Harry Potter (Potterhead) memang menunggu-nunggu buku tersebut rilis setelah Voldemort berakhir.
(tia/mmu)











































