Taylor harus menjalani diet ketat, dan mengkonsumsi makanan dengan protein tinggi. Kebanyakan dari makanan berkarbohidrat rendah itu pun tak terlalu memanjakan lidahnya.
Soal makan, sudah tentu menjadi cobaan kecil selain olahraga ekstra keras di gym. Apalagi hal tersebut dilakukan di tengah jadwal syutingnya yang padat. Dalam satu hari, Taylor harus syuting selama 12 hingga 15 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, dari kecil Taylor sangat suka olahraga. Cowok kelahiran 11 Februari 1992 itu sudah mempelajari berbagai macam beladiri. Bahkan ia sempat mengikuti kejuaraan, dan memenangkannya.
Jika sebagian dari Anda (khususnya kaum pria) tak suka melihat adegan telanjang dada Taylor Lautner di setiap film 'Twilight', Taylor juga sebenarnya tak suka 'pamer tubuh'. Namun karena ia berperan sebagai manusia srigala, ia harus melakukannya.
"Aku bisa bilang, begitu adegan tanpa baju sudah selesai, ada perayaan besar. Aku nongkrong dan memakan desert untuk pertama kalinya setelah sekian lama, dan istirahat beberapa hari dari gym," ungkap mantan pacar Lily Collins itu.
Kini, setelah seri terakhir dari 'Twilight' selesai, apakah Taylor takut kehilangan bentuk tubuhnya? "Aku sebenarnya orang yang suka makan sehat. Jika aku ingin es krim atau sebagainya, aku memakannya. Tapi aku orang yang aktif. Aku tumbuh bermain dengan banyak olahraga," ucapnya lagi.
(ich/mmu)











































