Si Penipu Ulung Anna Delvey Jual Karya Seni Untung Rp 5,3 Miliar

ADVERTISEMENT

Si Penipu Ulung Anna Delvey Jual Karya Seni Untung Rp 5,3 Miliar

Tia Agnes Astuti - detikHot
Jumat, 30 Des 2022 10:46 WIB
With attorney Todd Spodek (L) and Judge Diane Kiesel (R) in the background, fake German heiress Anna Sorokin is led away after being sentenced in Manhattan Supreme Court May 9, 2019 following her conviction last month on multiple counts of grand larceny and theft of services. (Photo by TIMOTHY A. CLARY / AFP)        (Photo credit should read TIMOTHY A. CLARY/AFP via Getty Images)
Anna Delvey yang kisah hidupnya menginspirasi Netflix untuk membuatkan miniseri The Inventing Anna juga diketahui menjual karya seninya sampai untung Rp 5,3 miliar. Foto: Getty Images
Jakarta -

Anna Delvey yang kisah hidupnya menginspirasi Netflix untuk menciptakan miniseri The Inventing Anna dicap sebagai seorang penipu ulung. Di balik nama besarnya, ia juga berhasil menghasilkan uang dengan menjual karya seni potret dirinya senilai Rp 5,3 miliar.

Dilansir dari The New York Post, Anna Delvey yang berusia 31 tahun diketahui bernama Anna Sorokin. Dia dihukum karena kasus pencurian, dan kejahatan dalam dunia perbankan pada 2019.

Setelah menyelesaikan hukuman dua tahun di Pulau Rikers, Anna Delvey ditahan oleh Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS selama 17 bulan. Dia memperpanjang masa berlaku visanya.

POada Mei, ia meluncurkan sebuah pameran tunggal bertajuk 'Allegedly'. Secara mengejutkan, dia membuat penampilan virtual dari rumah tahanan pada Oktober lalu.

Gambar-gambar yang dijualnya adalah ilustrasi dan skesta di atas kertas sederhana yang menggunakan label desainer.

Anna Delvey juga diketahui turut mendirikan Founders Art Club. Dia meluncurkan yayasan seni yang disebutnya sebagai elite dalam industri seni internasional.

Ketika berada dalam bui, Anna Sorokin sukses menjual cetakan potret dirinya dengan harga U$ 250 masing-masing. Salah satu seleb yang membelinya adalah bintang Saturday Night Live, Chloe Fineman.

Dalam sebuah wawancara, ia mengaku membeli karya seni Anna Delvey yang berjudul Run It edisi terbatas bertanda tangan.

"Cetakan itu hanya dijual 50 atau 60 buah saja di dunia," katanya.

Pada November, Anna Delvey merilis 4 karya seni asli dan 4 cetakan edisi pertama yang bekerja sama dengan galeri seni asal Brooklyn, The Locker Room.

Seorang pengusaha teknologi yang berbasis di San Francisco, Casey Grooms, membeli salah satu item dalam The House (Arrest) Collection. Dia membayar $ 15.000 untuk lukisan Prowling in Prada' yakni akrilik berukuran 20 kali 16 inci di atas kanvas yang menampilkan Sorokin mengenakan jas hitam, celana, sepatu hak tinggi, syal, dan kacamata hitam.



Simak Video "Ketika Karya Seni Berpadu dengan Kecanggihan Teknologi"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT