Ukraina Akhirnya Luncurkan NFT Museum untuk Lestarikan Sejarah Bangsa

ADVERTISEMENT

Ukraina Akhirnya Luncurkan NFT Museum untuk Lestarikan Sejarah Bangsa

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 30 Mar 2022 21:03 WIB
Perundingan antara Rusia dan Ukraina digelar di Turki. Menyikapi negosiasi tersebut, sejumlah warga di Turki gelar aksi menolak perang.
Foto: REUTERS/DILARA SENKAYA
Jakarta -

Kondisi Ukraina yang tengah dilanda perang membuat para petinggi berusaha menyelematkan warisan yang ada. Salah satunya adalah budaya bangsa.

Pemerintah Ukraina pun meluncurkan NFT Museum untuk melestarikan budaya dan sejarah dari negara yang tengah melawan Rusia tersebut.

Wakil Menteri Transformsi Digital Ukraina, Alex Bornyakov, mengatakan upaya ini dilakukan untuk melestarikan negara dan sejarah. Rencana peluncuran itu berjudul Sejarah Meta: Museum Perang di Twitter.

Situs ini meliputi berbagai garis sejarah dan peristiwa yang terjadi di Ukraina. NFT masing-masing menampilkan cuitan tentang momen penting bersama dengan ilustrasi ciptaan seniman Ukraina.

Salah satu NFT adalah cuitan dari NATO yang meminta Rusia untuk menghentikan invasi di hari ketiga pada pukul 16.40 waktu Ukraina.

Grafik menggambarkan kompas dengan pengeras suara yang diilustrasikan oleh seniman Alina Kropachova.

Sejauh ini hanya ada tiga hari pertama perang yang didokumentasikan. NFT akan tersedia untuk dijual pada 30 Maret mulai dari 0.15 WTH yang saat ini bernili $ 475.

Twitter Meta History menggambarkan proyek tersebut sebagai salah satu yang berjuang melawan penyebaran berita palsu dan propaganda Rusia menggunakan buku besar permanen yaitu blockchain.

"Disinformasi digunakan oleh Rusia setara dengan senjata militer mematikan di Ukraina. Museum NFT didasarkan pada niat mendalam untuk menyimpan memori peristiwa masa perang melalui blockchain," tulis keterangannya.

Cuitan lainnya berbunyi,"Bayangkan saja rantai informasi tak terbatas yang dapat dilihat oleh semua orang, tetapi tidak dapat diubah oleh siapa pun. Kedengarannya seperti solusi sempurna untuk mengabadikan fakta nyata!"

Proyek ini mengikuti banyak kampanye penggalangan dana yang sukses menggunakan NFT. Proyek NFT UkrainaDAO, yang dipimpin oleh anggota Pussy Riot Nadya Tolokonnikova, mengumpulkan lebih dari $5 juta. Itu hanya salah satu dari banyak upaya yang dilakukan oleh masyarakat.

Namun, ruang itu penuh dengan para penipu. Meta History Twitter telah menandai peniru di OpenSea.



Simak Video "Mendagri Ukraina Tewas dalam Insiden Helikopter Jatuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT