Presiden Ukraina Minta Tampil di Oscar 2022

ADVERTISEMENT

Presiden Ukraina Minta Tampil di Oscar 2022

Asep Syaifullah - detikHot
Sabtu, 26 Mar 2022 16:10 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Office of the President of Ukraine via CNN)
Presiden Ukraina Minta Tampil di Oscar 2022. (Foto: (Office of the President of Ukraine via CNN)
Jakarta -

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah melakukan pembicaraan dengan Academy of Motion Picture Arts and Sciences untuk membuat penampilan video selama siaran Oscar 2022 pada hari Minggu (27/3) waktu setempat.

Para petinggi Oscar pun masih memperdebatkan apakah Zelensky memang akan muncul sebentar di acara itu atau tidak. Juga tidak jelas apakah dia akan tampil langsung atau dalam pesan yang direkam.

Salah seorang sumber mengatakan perdebatan berpusat pada apakah Oscar harus tetap apolitis saat invasi Rusia ke Ukraina berkecamuk.

Pihak Academy Awards pun masih bungkam dan tak berkomentar apa-apa terkait hal tersebut.

ABC, yang menyiarkan acara tersebut dan dikatakan mendukung Presiden Ukraina yakni Zelensky, pun tak membuat pernyataan. Dilansir dari The Post disebutkan ABC tidak membalas permintaan untuk berkomentar.

Sementara itu, diyakini bahwa aktris kelahiran Ukraina Mila Kunis, yang mengumpulkan USD 35 juta bersama suaminya, Ashton Kutcher, untuk para pengungsi Ukrania akan membuat pernyataan selama acara penghargaan itu.

Volodymyr Zelensky pun sangat menghargai tindakan yang dilakukan pasangan selebritas tersebut. Ia bahkan mencuitkan foto dirinya tengah melakukan zoom meeting bersama keduanya.

"@aplusk & Mila Kunis termasuk yang pertama menanggapi kesedihan kami. Mereka telah mengumpulkan 35 juta USD & mengirimkannya ke @flexport & @Airbnb untuk membantu para pengungsi. Terima kasih atas dukungan mereka. Terkesan dengan tekad mereka. Mereka menginspirasi dunia. #StandWithUkraine," tulisnya.

Dalam acara press conference pada Kamis (24/3) lalu, produser eksekutif acara tersebut, Will Packer, pun menolak berkomentar terkait ketegangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

"Ini adalah waktu yang sangat (penting) dalam sejarah umat manusia, dan kami sangat menyadarinya. Jadi Anda tidak pergi ke pertunjukan seperti ini, saya tidak berpikir, dan tidak menyadari hal itu dan tidak menemukan cara untuk dengan hormat mengakui di mana kita berada dan betapa beruntungnya kita bahkan bisa menampilkan pertunjukan ini," tuturnya dalam acara virtual tersebut.

(ass/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT