ADVERTISEMENT

5 Fakta Made Wianta, Maestro Seni Lukis Bali yang Mendunia

Tia Agnes - detikHot
Senin, 21 Feb 2022 12:35 WIB
Pameran Run for Manhattan Made Wianta
5 fakta soal Made Wianta, Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta -

Kepergian Made Wianta di penghujung 2020 membawa duka mendalam di industri seni Tanah Air. Maestro seni lukis asal Tabanan, Bali itu meninggal di usia 70 tahun.

Made Wianta yang merupakan lulusan ISI Yogyakarta memperdalam jurusan seni lukis di Brussels, Belgia, pada 1976. Dari berbagai pengalaman itulah, lukisan-lukisannya yang diciptakan punya ciri khas.

Berikut 5 fakta soal Made Wianta dan karya-karyanya seperti dirangkum detikcom.

1. Lukisan yang Mendunia

Karya-karya yang dibuat Made Wianta terbentuk dari lingkungan tradisi Bali yang agraris. Dia pernah mengikuti pameran internasional ke New York, Paris, Tokyo sampai memamerkan lukisan-lukisannya di ajang Venice Art Biennale 2003.

Di Venice Art Biennale 2003, Made Wianta mengaku itu adalah momen bersejarah sepanjang kariernya sebagai perupa. Dua tahun berikutnya, Made Wianta berpameran di Mike Weiss Gallery di New York, Amerika.

Dia pun mendapatkan penghargaan Anugerah Seni Dharma Kusuma dari Pemerintah Daerah Bali serta gelar Most Admired Man of The Decade dari American Biographical Institute di Amerika Serikat.

2. Seniman ke-3 di Venice Art Biennale

Affandi menjadi seniman pertama yang memajang karya di Venice Art Biennale pada 1953. Setelahnya ada Heri Dono, dan Made Wianta menjadi seniman ketiga.

Menurut penuturan istrinya, Intan Wianta dalam sebuah wawancara kepada detikcom, Made Wianta yang mengirimkan proposal kepada tim dewan kurator. Akhirnya proposal itu pun tembus.

Tak hanya Made Wianta saja, namun ia juga mengajak seniman Indonesia lainnya. Ada Arahmaiani, Dadang Christanto, dan Tisna Sanjaya. Ia memajang karya Bom Bali.

2. Karya Seni Bom Bali di Venesia

Di ajang Venice Art Biennale 2003, Made Wianta memajang karya yang merespons peristiwa Bom Bali.

"Pak Wianta memakai sapi dalam agama Hindu yang merupakan kendaraan Siwa dan disucikan. Ibaratnya dipurifikasi dengan darah sapi," tutur Intan Wianta.

Karya tersebut memukau publik Eropa. Dua tahun berikutnya, Made Wianta berpameran di Mike Weiss Gallery di New York, Amerika.

(Baca halaman berikutnya soal Made Wianta)



Simak Video "Legenda Seni Lukis Srihadi Soedarsono Tutup Usia"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT