Legenda Broadway Amerika Berpulang, Para Seniman Beri Penghormatan di New York

Tia Agnes - detikHot
Senin, 29 Nov 2021 12:46 WIB
Para Seniman Berkumpul di Times Square Mengenang Kepergian Stephen Sondheim
Para seniman AS berkumpul di Times Square, New York untuk mengenang kepergian Stephen Sondheim. Foto: Jenny Anderson/ Istimewa
Jakarta -

Legenda broadway Amerika Serikat Stephen Sondheim berpulang pekan lalu. Kabar kepergian itu membawa duka yang mendalam bagi industri seni pertunjukan di negeri Paman Sam.

Untuk menghormati sosok dari Stephen Sondheim, para seniman berkumpul di Times Square, New York, serta mengenang atas karya-karya sang komposer.

Dilansir dari berbagai sumber, ada sutradara broadway Lin-Manuel Miranda, musisi Sara Bareillers hingga Josh Groban. Mereka berkumpul untuk menghormati komposer ikonik yang meninggal pada 26 November 2021.

Sutradara Hamilton itu menganggap sosok Stephen Sondheim sebagai seorang mentor sekaligus seniman yang mendunia dengan karya-karyanya.

"Ini sukacita yang menyakitkan karena kami berkumpul untuk mengenang karya-karya Stephen Sondheim," ungkap Lin-Manuel Miranda.

Sara Bareilles turut menampilkan lagu Sundai dari salah satu musikal yang melambungkan nama Sondheim pada 1984. Musikal itu juga memenangkan Pulitzer Prize.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 27:  Composer and lyricist Stephen Sondheim receives the Freedom of the City of London by the City of London Corporation in recognition of his outstanding contribution to musical theatre at The Guildhall on September 27, 2018 in London, England.  (Photo by Tim P. Whitby/Tim P. Whitby/Getty Images)LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 27: Composer and lyricist Stephen Sondheim receives the Freedom of the City of London by the City of London Corporation in recognition of his outstanding contribution to musical theatre at The Guildhall on September 27, 2018 in London, England. (Photo by Tim P. Whitby/Tim P. Whitby/Getty Images) Foto: Tim P. Whitby/Getty Images/Tim P. Whitby

Stephen Sondheim dikenal sebagai komposer untuk sejumlah musikal kenamaan seperti Into the Woods, Sweeney Todd, Gypsy, Sunday in the Park with George, dan karya penting lainnya dari teater musikal.

Menurut produser produksi-produksi Stephen Sondheim, Aaron Meier, ia meninggal pada Jumat pagi (26/11). Dilansir dari New York Times, ia tutup usia dalam situasi tiba-tiba dan tanpa sakit apapun.

Stephen Sondheim diketahui sedang merayakan Thanksgiving dan makan malam bersama teman-temannya sehari sebelum perayaan berlangsung. Kerabat terdekatnya, F Richard Pappas mengatakan ia tidak diketahui menderita sakit apapun.

Dia dikenal sebagai seorang penulis lirik, penulis lagu, seniman konseptual yang tidak ada bandingannya di panggung teater modern Amerika. Karya-karyanya mampu mengkonseptualisikan apapun.

Misalnya saja romansa Romeo dan Juliet yang diperbarui dari West Side Story. Selama kariernya, ia memenangkan berbagai penghargaan di bidang seni.

Di antaranya adalah Oscar, Pulitzer, delapan Grammy Awards, delapan Tony Awards, anugerah kehormatan dari Kennedy Center dan Presidential Medal of Freedom. Bahkan sebuah bangunan The Stephen SOndheim Theatre di Manhattan dibangun untuk menghormati karya-karya tesebut.



Simak Video "James Snyder Dipecat dari Broadway 'Harry Potter and the Cursed Child'"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dal)