Seniman Syaura Qotrunadha Dinominasikan di Penghargaan Seni Media Baru Asia

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 04 Nov 2021 14:26 WIB
Seniman Syaura Qotrunadha Dinominasikan di Penghargaan Seni Media Baru Asia
Seniman Syaura Qotrunadha dinominasikan di penghargaan seni bergengsi Asia bernama VH Award. Foto: VH Award/ Sutton Hong Kong
Jakarta -

Satu lagi prestasi yang diraih oleh seniman Indonesia, Syaura Qotrunadha. Nama seniman asal Mataram yang tinggal dan berdomisili di Yogyakarta dinominasikan dalam penghargaan seni media baru bergengsi di Asia bernama VH Award.

Penghargaan seni yang keempat kalinya digelar itu diprakarsai oleh Hyundai Motor Group sejak 2016. Anugerah ini didedikasikan untuk menemukan dan mengembangkan seniman media baru yang berbagi eksperimen artistik dan memajang karyanya di seluruh platform global.

Sepanjang enam tahun belakangan, VH Award berkontribusi pada pertumbuhan seniman media Korea dan dunia lewat program residensi dan penghargaan seni.

Dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (4/11/2021), seniman yang masuk nominasi di antaranya adalah Doreen Chan, Lawrence Lek, Paribartana Mohanty, Jungwon Seo, dan Syaura Qotrunadha.

Syaura Qotrunadha mengatakan masa depan kemajuan teknologi Asia tidak pernah terlepas dari kebutuhan dan kepercayaan manusia yang hidup di dalamnya.

"Bahwa perlu untuk mencari persimpangan antara manusia dan teknologi," kata Syaura Qotrunadha.

Dia membuat karya seni berjudul Fluiditas Mesin Masa Depan yakni video kolase yang terdiri dari footage dan arsip visual yang disajikan dengan performatif. Ia mengeksplorasi hubungan antara air dan migrasi makhluk hidup, dan masa depan manusia.

Selama 8 minggu di pertengahan tahun ini, 5 finalis VH Awards itu mengikuti program residensi dengan Eyebeam yang berbasis di New York, AS. Program ini mendukung produksi karya seni media baru dan mereka yang terpilih bisa membuat audio-visual terbaru.

"Pemenang grand prix dari VH Award keempat akan menerima tambahan US$ 25.000 USD dan kesempatan untuk memamerkan karyanya di pameran seni secara global pada 2022," tulis keterangan VH Award.

Para pemenang nantinya bakal dipilih oleh tim kuratorial. Mereka adalah kurator senior di Tate Modern Sook-kyung Lee, kurator independen dan kritikus Christopher Phillips, Direktur Museum MACAN Aaron Seeto, sutradara June Yap, sampai Direktur Eksekutif Eyebeam Roderick Schrock.

Upacara penganugerahan VH Award berlangsung secara virtual pada 10 November 2021 pukul 08.30 WIB atau 09.30 waktu Hong Kong.



Simak Video "Keren! 3 Seniman Video Mapping Indonesia Lolos Tokyo Light Festival"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/wes)