Pengumuman! ARTJOG Digelar 8 Juli-31 Agustus 2021

Jauh Hari Wawan S - detikHot
Kamis, 01 Jul 2021 20:42 WIB
Setelah melalui serangkaian proses verifikasi, ARTJOG: Resilience akhirnya mendapat izin untuk dibuka bagi umum. Penasaran? Yuk, intip foto-fotonya!
ARTJOG bakal digelar lagi. Foto: PIUS ERLANGGA
Sleman -

Festival tahunan seni rupa ARTJOG akan kembali hadir di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta, pada 8 Juli hingga 31 Agustus 2021. Setelah tahun lalu menghelat ARTJOG Resilience yang merespon situasi pandemi, ARTJOG kali ini berupaya kembali ke skema kuratorial yang telah dicanangkan sejak 2018.

Meneruskan edisi kedua dari trilogi pameran arts in common, festival edisi tahun ini dibingkai dengan tajuk Time (to) Wonder. Mengangkat ihwal 'waktu' sebagai konsep kunci. Pameran ini akan menampilkan karya-karya mutakhir 41 seniman baik perorangan maupun kelompok yang semuanya tinggal dan bekerja di Indonesia.

"Seri pameran Arts in Common ini telah kami persiapkan sejak lama. Dan para seniman yang terlibat dalam Time (to) Wonder tahun ini adalah mereka yang sudah kami undang sejak Desember 2019," kata Direktur ARTJOG Heri Pemad saat jumpa pers secara daring, Kamis (1/7/2021).

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat oleh Pemerintah mengharuskan ARTJOG berjalan dengan format daring terlebih dahulu.

"Tahun lalu kami melempar gagasan tentang resiliensi, sebagai penyuntik semangat untuk kita semua agar dapat bertahan, bahkan bangkit di kala krisis. Belajar dari gagasan itu, kami menganggap bahwa selama kami mampu, ARTJOG harus tetap hadir untuk masyarakat, meskipun diselenggarakan di tengah berbagai keterbatasan," jelasnya.

Heri mengakui bahwa situasi hari-hari ini sangat tidak menguntungkan untuk perhelatan seperti ARTJOG. Namun perubahan-perubahan kebijakan publik selama masa pandemi, justru menantangnya untuk merencanakan segala sesuatunya dengan lebih rinci.

"Kita berhadapan dengan periode yang tidak menentu, yang membuat kami harus semakin terbiasa dengan antisipasi dan improvisasi," katanya.

Selain program pameran, ARTJOG juga akan menghadirkan program edukasi seperti Young Artist Award (yang sempat absen di tahun lalu), Exhibition Tour dan Meet the Artist.

Lebih lanjut, program Expanded ARTJOG masih dihadirkan sebagai siasat dalam pengelolaan festival seni, merekam realita yang terjadi di baliknya. Program pertunjukan kemudian dijadwalkan setiap akhir pekan untuk mempresentasikan beragam karya musik, teater, tari kontemporer dan performance art.

Program lainnya, ARTCARE yang awalnya sebagai salah satu wujud kontribusi seniman dan pegiat seni bagi kemanusiaan, kini meningkatkan kualitasnya agar bisa memberi dampak yang lebih luas pada ekosistem seni. Di luar program-program tersebut, ART JOG dengan dukungan Dinas Kebudayaan DIY juga masih bekerja sama dalam Jogja Art Weeks, berupa agenda publikasi bersama dan bantuan fasilitasi pameran kelompok bagi seniman muda Indonesia.

Tahun pertama pandemi COVID-19, telah mengajarkan praktik pengelolaan festival seni rupa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan preventif terhadap risiko keselamatan dan kesehatan.

"Harapannya saat kondisi sudah memungkinkan, program ARTJOG dapat dilaksanakan dengan cara presentasi gabungan antara luring dan daring, tentunya dengan pembatasan jumlah pengunjung dan dilakukan dengan prosedur kesehatan yang baik dan sesuai dengan arahan pemerintah," pungkasnya.



Simak Video "Rencana Sri Sultan Usai Lokasi Wisata di Yogyakarta Dibanjiri Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/wes)